Entri Populer

Jumat, 07 Januari 2011

HERBAL ALAMI LEBIH AMAN DAN MANJUR

SEDIA SEMUA JENIS HERBAL ALAMI BISA PESAN DAN KAMI ANTAR HARGA MURAH  HARIS 081323902407 

Khasiat Daun Dewa, Herbal Anti Koagulan (anti pembeku darah)

Juli 20, 2010
oleh admin
Daun dewa menurut Hyne merupakan tanaman obat yang berasal dari Burmadan Cina. Perkembangan lebih lanjut mencapai negara-negara di Asia seperti juga di lndonesia. Tanaman merupakan herba semusim yang dapat berumur lebih dari satu tahun.
Nama latinnya Gynura Segetum (Lour.)Merr. Nama daerahnya Beluntas cina. Deskripsi tanaman: Tanaman semak semusim, tinggi 10-25 cm, berbatang lunak, berambut halus, warna ungu kehijauan. Daun tunggal, bentuk bulat telur, berbulu lebat, permukaan atas hijau, bawah ungu. Bunga majemuk berbentuk tongkat, berbulu, kelopak hijau, mahkota berwarna kuning. Buah kecil berwarna coklat.
Secara empiris herba ini dikenal sebagai obat bisul. Namun penelitian lebih lanjut membuktikan bahwa daun dewa banyak memiliki khasiat diantaranya sebagai antikoagulan (anti pembeku darah), memperlancar peredaran darah dan mengurangi pembengkakan, Bagian tanaman yang digunakan untuk pengobatan adalah daun dan umbi.
Penggunaan secara tradisional tanaman ini yaitu dengan cara dilalap dan dibalurkan (daun) di bagian yang sakit, dan rebusan (daun dan umbi). Namun seiring kemajuan jaman, orang lebih suka menggunakan sediaan tanaman ini dalam bentuk yang lebih praktis yaitu kapsul maupun tablet.
Berikut ini beberapa khasiat yang terkandung pada daun umbi daun dewa, diantaranya:
  • Daunnya berkhasiat untuk mengobati luka terpukul/memar
  • Melancarkan sirkulasi darah
  • Melancarkan haid
  • Hipertensi
  • Mencegah tumor,
  • Mengobati kencing manis
  • Diabetes
  • Membantu penyembuhan tulang patah
  • Menghilangkan panas
  • Membersihkan racun
  • Mengobati dan Mencegah sakit jantung
  • Sebagai anti kolesterol
  • Bagian daunnya dapat dimanfaatkan untuk mengatasi kutil dan tumor

Contoh Resep Herbal dari Prof Hembing untuk Kesehatan Keluarga

iPanas/Demam
- 15 gram pegagan + 3 siung bawang merah + 15 gram meniran, dicuci bersih, direbus dengan 500 cc air hingga tersisa 200 cc, tambahkan 2 sendok teh madu, diminum.
(catatan : untuk dewasa diminum sekaligus dan lakukan 2 kali sehari. Untuk anak-anak dibagi menjadi 2-3 kali minum.)
- 4 siung bawang merah dihaluskan + 1 buah air perasan jeruk nipis + minyak kayu putih. Semua bahan dicampur dan diaduk rata, lalu dikompreskan pada ubun-ubun, leher, dada dan punggung anak. (pemakaian luar untuk panas pada anak)
Batuk
5 lembar daun sirih + 25 gram kencur (diiris-iris) + 10 gram kulit jeruk mandarin kering + gula batu. Semua bahan dicuci bersih lalu direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc, disaring, airnya diminum.
(untuk dewasa diminum sekaligus dan lakukan 2 kali sehari. Untuk anak-anak 5 tahun ke atas dibagi 3 kali minum.)
Sakit Kepala
90 gram daun lidah buaya (dikupas kulitnya) + 15 gram jahe + gula aren, dicuci bersih dan dipotong-potong, lalu direbus dengan 400 cc air hingga tersisa 200 cc, disaring, airnya diminum hangat. Lakukan 2-3 kali sehari.
Diare
15- 30 gram daun jambu biji segar dan 20 gram kunyit, dicuci bersih, kunyit dipotong-potong, lalu keduanya direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc, disaring, airnya diminum 2-3 kali sehari.
Nyeri Lambung/ Maag
30 gram temu lawak + 20 gram kunyit + 25 gram kencur + 80 gram daun lidah buaya (dikupas kulitnya). Semua bahan dicuci bersih dan dipotong-potong,
Pegal Linu, Rematik
30 gram jahe merah + 30 gram temulawak + 30 gram lengkuas + 30 gram kencur + 2 batang sereh + gula aren. Semua bahan dicuci bersih dan dipotong-potong, lalu direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc, disaring, airnya diminum 2 kali sehari.
Infeksi Saluran Kemih, Anyang-Anyangan
30 gram tumbuhan kumis kucing + 60 gram akar alang-alang segar + 60 gram rambut jagung, dicuci bersih lalu direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc, disaring, airnya diminum 2 kali sehari.
Catatan: Bila mengkonsumsi obat herbal sebaiknya tidak bersamaan dengan obat dokter, beri jarak waktu sekitar 2 jam antar keduanya. Hal tersebut untuk menghindari efek negatif atau adanya interaksi farmakokinetik dengan obat-obat konvensional.
ALERGI
Cara tradisional yang dapat digunakan untuk mengatasi alergi yaitu :

15 gram jahe + 30 cc cuka beras putih/rice venegar + gula merah
secukupnya direbus dengan 400 cc air hingga tersisa 200 cc, airnya
disaring, diminum. Lakukan secara teratur sehari sekali.

Jika alergi menyerang hidung sehingga menimbulkan pilek atau
bersin-bersin dapat menggunakan cara tradisional berikut:

7 lembar daun sambung nyawa + 30 gram sambiloto segar direbus dengan 500
cc air hingga tersisa 200 cc, airnya disaring, diminum hangat-hangat.

daun lidah buaya secukupnya dikupas kulitnya lalu dijus. Teteskan jus
lidah buaya ke dalam hidung sebanyak 3 tetes dengan menggunakan pipet.

Sedangkan bila alergi menyerang kulit sehingga menimbulkan gatal-gatal
atau eksim dapat digunakan :

sambiloto segar secukupnya + kunyit segar secukupnya + belerang
secukupnya dihaluskan hingga lembut, lalu dioleskan pada bagian kulit
yang terkena alergi.

daun ketepeng china segar secukupnya dihaluskan lalu dioleskan pada
bagian kulit yang terkena alergi.

Jika alergi menyerang paru-paru yang mengakibatkan asma dapat
menggunakan :

10 kuntum bunga kenop + 10 - 15 gram jahe direbus dengan 500 cc air
hingga tersisa 250 cc, airnya disaring, diminum hangat-hangat.

30 gram daun pegagan + 10 gram bawang putih direbus dengan 500 cc air
hingga tersisa 250 cc, airnya disaring, diminum hangat-hangat.
Catatan : anda dapat menggunakan salah satu cara tradisional di atas dan
lakukan secara teratur sehari 2 kali, dalam melakukan perebusan
sebaiknya gunakan panci enamel atau periuk tanah.
Sumber: hembing
Pengobatan terhadap diabetes, kencing manis

banner-herbal-medicineDeskripsi

Resep 1
Bahan:
  1. 30 g ceplukan segar (15 g kering)
  2. 100 g daun lidah buaya, kupas dan potong-potong
Pengolahan:
  1. Cuci bersih semua bahan,
  2. Rebus dengan 600 cc hingga tersisa 300 cc,
  3. Saring,
  4. Minum 150 cc 2 kali sehari sehabis makan
Resep 2
Bahan:
1.     10 g sambiloto kering
2.     30 g daun kumis kucing
3.     1 jari batang brotowali
Pengolahan:
1.     Cuci semua bahan,
2.     Rebus dengan 800 cc air hingga tersisa 400 cc,
3.     Saring,
4.     Minum 200 cc 2 kali sehari setelah makan
Catatan:
  • Hanya cocok untuk diabetes tipe 2

Sumber

Prof. HM Hembing Wijayakusuma



KHASIAT DAUN DEWA

KHASIAT DAUN DEWA

Daun umbi dewa memiliki khasiat dan manfaat sangat banyak, diantaranya: 1) Daunnya berkhasiat untuk mengobati luka terpukul 2) melancarkan sirkulasi darah 3) menghentikan pendarahan 4) pembengkakan payudara 5) melancarkan haid 6) kolesterol tinggi 7) hipertensi 8) mencegah tumor, 9) mengobati kencing manis 10) diabetes 11) Umbinya berkhasiat untuk mengatasi bekuan darah pembengkakan 12) Pendarahan 13) tulang patah, dan lain-lain. 14) Efek farmakologis daun dewa adalah antikoagulan (koagulan=zat yang mempermudah dan mempercepat pembekuan darah) 15) mencairkan bekuan darah 16) stimulasi sirkulasi 17) menghentikan perdarahan 18) menghilangkan panas 19) membersihkan racun. 20) Bagian daunnya dapat dimanfaatkan untuk mengatasi kutil dan tumor. 21) Salah satu manfaat yang diambil dari Daun Dewa yaitu tumbuhan tersebut bersifat anti coagulant atau mencairkan bekuan darah, stimulasi sirkulasi, menghentikan pendarahan, menghilangkan panas, membersihkan racun, anti karsinogen dan antimutagenitas, diuretik. Dalam farmakologi Cina disebut tumbuhan yang memiliki rasa khas dan sifat netral. 22) Mengobati dan Mencegah sakit jantung 23) Kolesterol 24) Melancarkan sirkulasi tubuh 25) Efek farmakologi ini diperoleh dari penggunaan seluruh tanaman. Bagian daun berguna untuk luka terpukul, melancarkan sirkulasi, menghentikan pendarahan (batuk darah, muntah darah, mimisan), pembengkakan payudara, infeksi kerongkongan, tidak datang haid, dan digigit binatang berbisa. 26) Bagian umbi di bagian akar bawah, berguna untuk menghilangkan bekuan darah (haematom),pembengkakan, tulang patah (fraktur) dan pendarahan. 27) Berdasarkan berbagai literatur yang mencatat pengalaman secara turun temurun dari berbagai negara dan daerah, Daun Dewa dapat menyembuhkan penyakit-penyakit sebagai berikut: * Luka terpukul. Ambil daun dewa segar 15 - 30 gram direbus dengan air kira-kira untuk tiga kali minum atau ditumbuk, diambil air-nya, campur dengan arak yang dipanaskan, minum rutin tiga kali sehari. Jika sudah membaik hentikan. * Pendarahan pada wanita, pembengkakan payudara, batuk dan muntahdarah. Tanaman lengkap 1 batang, direbus, minum. * Kejang pada anak. Satu batang daun dewa diambil airnya, campur arak, minum. * Digigit ular atau digigit binatang lain. Umbi dilumatkan kemudian ditempelkan ke tempat yang digigit. * Kutil dan uci-uci. Daun dewa 5 lembar dihaluskan dan dilumurkan pada tempat berkutil, kemudian dibalut. Dilepas keesokan harinya. * Tumor. Ambil Daun dewa 3 - 4 lembar, kemudian dimakan mentah atau dilalap. * Menghilangkan bekuan darah di pembuluh darah sehingga mencegah dan mengobati stroke dan serangan jantung. Umbi daun dewa segar sekitar 10 gram ditumbuk halus, tambahkan air setengah gelas, saring, peras, minum, setiap sore. Atau, daun 2-4 lembar untuk lalap (tiga kalisehari). * Batu kandung kemih. Ambil 15 gram daun dewa ditumbuk halus, tambahkan air segelas, saring, peras, minum tiga kali sehari. 28) Umbinya dapat menghilangkan pembekuan darah di pembuluh darah, sehingga memungkinkan sebagai obat stroke dan jantung koroner. Selain itu umbinya berkhasiat untuk mengatasi bengkak karena memar, tulang patah, perdarahan sehabis melahirkan, dan sakit jantung. 29) Daunnya berguna untuk luka pukul, melancarkan sirkulasi darah, menghentikan perdarahan, pembengkakan payudara, infeksi kerongkongan, terlambat datang bulan dan digigit binatang berbisa. 30) Dln PRIMA SAUDA PLUS RACIKAN RAHASIA DAN TEPAT HABBATUSSAUDA + TEMULAWAK + SAMBILOTO + UMBI DAUN DEWA INSYA ALLAH SEGALA MACAM PENYAKIT BISA DIOBATI. AMIN. HABBATUSSAUDA OBAT SEGALA MACAM PENYAKIT KECUALI KEMATIAN (HR. BUKHARI - MUSLIM) MADU OBAT YANG MENYEMBUHKAN BAGI MANUSIA (QS: AN-NAHL: 69) KONSULTASI DAN PEMESANAN HUB BIN MUHSIN DI HP: 085227044550

TANAMAN JATI BELANDA

TANAMAN CIPLUKAN ( Physallis Peruviana L)

Tanaman Ciplukan merupakan tumbuhan semak semusim. Tumbuh di tanah-tanah kosong yang tidak terlalu becek, pinggir selokan, pinggir kebun,dan sawah. Ciplukan desebut physallis peruviana L. termasuk dalam famili tumbuhan Solanaceae. Nama daerahnya keceplokan,nyornyoran atau cecenet. Sifat tumbuhan ini analgetik (penghilang rasa sakit) peluruh air kencing (diuretic),menetralkan racun, meredakan batuk,mengaktifkan fungsi kelenjar-kelenjar tubuh dan anti tumor.
Kandungan dan Manfaat tumbuhan mempunyai kandungan kimia yang sudah diketahui berupa Chlorogenik acid, asam citrun dan fisalin,flavonoid, saponin,polifenol. Buah mengandung asam malat, alkaloid,tannin,kriptoxantin, vitamin C dan gula. Biji mengandung elaidic acid.
Berdasarkan penelitian dan pengalaman di berbagai daerah dan negara, ciplukan dapat digunakan untuk mengobati penyakit influenza, sakit tenggorokan,batuk rejan, bronchitis,gondongan, pembengkakan buah pelir, diabetes militus,sakit paru,paru, dan pembengkakan prostat.
Reff: arsip reza florist n herbal

TANAMAN JATI BELANDA (Guazauma Ulmifolia )

Merupakan tanaman obat yang berfungsi menguruskan badan atau menurunkan berat badan. Jati Belanda ( Guazauma Ulmifolia ) berasal dari Amerika. Dipulau jawa tumbuhan ini tumbuh liar. Nama lain jati belanda adalah jati londo asing guasima (Mexico),Bastard cedar (Inggris).
Kandungan dan Manfaat Jati Belanda adalah mengandung kafein,sterol dan amsa fenolat. Tanin dan musilago yang terdapat dalam jati belanda mengendapkan mukosa protein yang ada di dalam permukaan intestin (usus halus). Sehingga mengurangi penyerapan makanan. Obesitas dapat terhambat. Menurut penelitian Jati Belanda berfunsi untuk menurunkan kadar kolesterol ( Monica 2000, dalam suharmiati dan herti, 2003). Daun jati belanda berkhasiat sebagai obat pelangsing tubuh dan bijinya sebagai obat mencret,obat penyakit cacing,kaki gajah, menciutkan urat darah. Pemakaian jati belanda dalam jangka panjang tidak mempengaruhi fungsi lever atau hati. Tanaman lain yang berfungsi menurunkan berat badan, melarutkan lemak, anti diare,astringen antara lain Kemuning (Murraya Paniculata) dan Kunci Pepet ( Kaempferia Agustifolia)
Reff: arsip reza florist n herbal

Temu Putih ( Curcuma Zedoaria Rosc.)

Apa itu Temu Putih?

Temu Putih (Curcuma Zedoaria Rosc.) merupakan tanaman obat yang sudah dikenal,dan akhir-akhir ini menurut pengalaman dan penelitian para ahli dan ternyata sangat bermanfaat sebagai makanan/suplemen pendamping pada pengobatan kanker atau tumor.

Bagaimana cara kerja Temu Putih ?

Komponen utama Rimpang Temu Putih adalah Zedoarin, kurdiaona dan kurkumol. Zat-zat tersebut ternyata bersifat anti neoplastik, (merusak pembentukan ribosoma pada sel-sel dan jaringan liar) dengan cara meningkatkan pembentukan jaringan fibroblas di sekeliling jaringan tumor/kanker, lalu membentuk lapisan limposit dalam sel-sel/jaringan tumor/kamnker dan membungkusnya, sehingga sel-sel/jaringan-jaringan tersebut tidak dapat berkembang, dan memudahkan untuk mengobati penyakit tersebut.


Bagaimana Cara mengkonsumsi Zedora Ixora (Temu Putih) Kapsul.

1.Bagi penderita kanker atau tumor, dianjurkan makan 3x1-2 kapsul, atau sesuai petunjuk dokter/herbalis

2.Bagi mereka yang baru diduga mengidap kanker/tumor. Atau mereka yang sudah sembuh dari penyakit-penyakitnya tersebut dianjurkan mengkonsumsi 1 kapsul/hari.

Catatan : jangan sekali-kali meninggalkan pengobatan dokter, Zedora hanya sebagai suplemen pengobatan dengan tujuan mempercepat penyembuhan

Temu Putih ( Curcuma Zedoaria Rosc.)

Apa itu Temu Putih?

Temu Putih (Curcuma Zedoaria Rosc.) merupakan tanaman obat yang sudah dikenal,dan akhir-akhir ini menurut pengalaman dan penelitian para ahli dan ternyata sangat bermanfaat sebagai makanan/suplemen pendamping pada pengobatan kanker atau tumor.

Bagaimana cara kerja Temu Putih ?

Komponen utama Rimpang Temu Putih adalah Zedoarin, kurdiaona dan kurkumol. Zat-zat tersebut ternyata bersifat anti neoplastik, (merusak pembentukan ribosoma pada sel-sel dan jaringan liar) dengan cara meningkatkan pembentukan jaringan fibroblas di sekeliling jaringan tumor/kanker, lalu membentuk lapisan limposit dalam sel-sel/jaringan tumor/kamnker dan membungkusnya, sehingga sel-sel/jaringan-jaringan tersebut tidak dapat berkembang, dan memudahkan untuk mengobati penyakit tersebut.


Bagaimana Cara mengkonsumsi Zedora Ixora (Temu Putih) Kapsul.

1.Bagi penderita kanker atau tumor, dianjurkan makan 3x1-2 kapsul, atau sesuai petunjuk dokter/herbalis

2.Bagi mereka yang baru diduga mengidap kanker/tumor. Atau mereka yang sudah sembuh dari penyakit-penyakitnya tersebut dianjurkan mengkonsumsi 1 kapsul/hari.

Catatan : jangan sekali-kali meninggalkan pengobatan dokter, Zedora hanya sebagai suplemen pengobatan dengan tujuan mempercepat penyembuhan.


Peringatan/Kontra Indikasi/Efek samping

Seperti hanya zat alami yang lain yang digunakan untuk membantu penyembuhan kanker/tumor, kapsul Zedora (Temu Putih) juga tidak dianjurkan bagi ibu-ibu yang sedang hamil. Hal ini untuk menghindarkan klaim-klaim yang tidak jelas penyebabnya

Khasiat Sambung Nyawa
Sambung nyawa jdigunakan dalam upaya penyembuhan penyakit ginjal, disentri, infeksi kerongkongan, di samping itu digunakan pada upaya menghentikan perdarahan, mengatasi tidak datang haid dan gigitan binatang berbisa. Sedangkan umbinya untuk menghilangkan bekuan darah (haematom), pembengkakan, patah tulang, dan perdarahan setelah melahirkan.

KEGUNAAN DI MASYARAKAT

Batang tanaman Sambung nyawa sering digunakan untuk menurunkan demam. Sambung nyawa juga digunakan dalam upaya penyembuhan penyakit ginjal, disentri, infeksi kerongkongan, di samping itu digunakan pada upaya menghentikan perdarahan, mengatasi tidak datang haid dan gigitan binatang berbisa.

Umbi untuk menghilangkan bekuan darah (haematom), pembengkakan, patah tulang, dan perdarahan setelah melahirkan.

CARA PEMAKAIAN DI MASYARAKAT

Untuk mengatasi gigitan ular / serangga digunakan daun dan umbi tumbuhan Sambung nyawa 1 batang, kunyit sebesar telur ayam 1 biji. Kunyit dikupas, dicuci kemudian ditumbuk bersama bahan lain hingga lembut. Tempelkan pada luka dan dibalut dengan air bersih.

Untuk mengatasi muntah darah / perdarahan rahim digunakan pohon Sambung nyawa dan umbinya 1 batang, kunyit 1 jari, kayu secang (tua) yang telah diserut 1/4 genggam. Kunyit dikupas, diiris tipis, kemudian direbus bersama bahan lainnya dengan air 2 gelas hingga tinggal 1 1/2 gelas. Angkat dan saring, diminum 2 kali sehari ½ gelas.

Untuk penyembuhan bisul digunakan daun Sambung nyawa segar 8 gram dicuci, ditumbuk sampai lumat. Kemudian ditempelkan pada bisul.

Daun dewa dan sambung nyawa termasuk tanaman liar yang banyak dijumpai di pekarangan. Meskipun demikian, masih banyak yang belum mengenal tanaman ini, baik fisik maupun manfaatnya. Tanaman yang masih satu marga ini ternyata menyimpan berjuta potensi bagai kesehatan tubuh. Buku ini menyingkap aneka cara memanfaatkan daun dewa dan sambung nyawa untuk menaklukkan berbagai penyakit, termasuk cara budi dayanya.

ILER

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiSLw5A6Dvht22BGjmqF3alYx26oBeFbdRxOhhOTxu-Wau4c3f-5SPwqWkyDI4_aILDPYRvrymv8fh9-azzD-sMnAP0aa9bv5mYhQtyogVzGVmyg_SeBRDVTKlI26cjOpRnqApiRvJlNCg/s400/Daun+Iler.JPGIler
( Coleus atropurpureus L. )

Tanaman ini biasa juga di sebut dengan istilah Miana, Jawer Kotok, Kentangan, Ati-ati. Yang berkhasiat untuk pengobatan adalah bagian daunnya yang berwarna merah kehitaman. Sedang iler yang daunnya berwarna-warni tidak berkhasiat untuk pengobatan,sekedar untuk tanaman hias saja.
Bentuk daun iler ini bulat meruncing di ujungnya dan di bagian tepinya bergerigi. Tanaman semak ini bisa setinggi orang dewasa. Batangnya segi empat dan lunak sehingga gampang patah. Batang yang patah itu bisa di tancapkan untuk memperoleh tanaman iler yang baru lagi.

Kandungan dan Manfaat Iler.

Daun iler mengandung minyak atsiri antara lain karvakrol yang bersifat antibiotik, eugenol bersifat menghilangkan nyeri, etil salisilat menghambat iritasi. Selain itu iler juga mengandung sedikit lendir.

Khasiat iler untuk pengobatan.

Sakit Mata Merah

Untuk obat minum : 5 helai daun iler di cuci dan di rebus dengan segelas air sampai tinggal setengah. Minum sekali habis.
Untuk obat tempel : Daun iler dicuci bersih, agak diremukkan dengan tangan tapi jangan sampai hancur. Lalu tempelkan ke mata yang sakit.

Luka maupun Borok

Beberapa helai daun iler di cuci bersih kemudian di remas-remas sampai mengeluarkan cairan. Tempelkan kebagian tubuh yang luka atau terkena borok-borok. Ganti tiga kali sehari.

Sembelit

5 helai daun iler di cuci dan direbus dengan segelas air sampai air tinggal setengah. Saring dan campurkan satu sendok makan minyak kacang. Di minum sekaligus.

Pule Pandak
(Rauvolfia serpentine [L.] Bentham ex. Ku)
Sinonim :
= Ophioxylon obversum, Mq. = 0. serpentinwn, Linn. = O. trifoliatum, Gaertn. = Hunteria sundana, Mq.

Familia :
Apoeynaceae


Uraian :
Pule pandak kadang ditemukan di pekarangan rumah sebagai tanaman hias, namun lebih sering tumbuh liar di ladang, hutan jati, atau tempat lainnya sampai ketinggian 1.000 m dpl. Perdu tegak, tahunan, tinggi mencapai 1 m, bergetah, batang silindris, percabangan warna cokelat abu-abu, mengeluarkan cairan jernih bila dipatahkan. Daun tunggal, bertangkai pendek, duduk berkarang atau berhadapan bersilang, bentuk taji atau bulat telur memanjang, ujung runcing, pangkal menyempit, tepi rata, pertulangan menyirip, panjang 3 - 20 ern, lebar 2 - 9 cm, permukaan atas hijau, permukaan bawah warnanya lebih muda. Perbungaan majemuk, bentuk payung yang keluar dari ujung tangkai, mahkota bunga warnanya merah. Buahnya buah batu, bulat telur, masih muda hijau bila masak warnanya hitam, berbiji satu. Akar panjang dan besar. Akar keringnya disebut Rauwolfia Serpentina.


PULE  PANDAK
 (Jawa). akar tikus (Sumatera).; Yin tu luo fu mu (China). serpent wood, serpentine (Inggris).; Chandrika chhota chand, sarpaganh (India, Pakistan).;




Penyakit Yang Dapat Diobati :
Tekanan darah tinggi (hipertensi), sakit kepala, vertigo, diare,; Sakit tenggorokan, sakit pinggang, sakit perut pada disentri, ; Muntah, Malaria, influenza, radang kandung empedu, bisul,; Hepatitis akut, susah tidur (insomnia), gangguan jiwa (mania), ; Kurang napsu makan, hiperfungsi kelenjar gondok (hipertiroid),; kudis (skabies), biduran (urtikaria), gigitan ular/kalajengking,; Luka terpukul atau terbentur (memar), hernia.;

Pemanfaatan :
BAGIAN YANG DIGUNAKAN :
Akar, batang, dan daun. Sebelum digunakan akar dicuci dan dipotong kecil-kecil lalu dijemur untuk penyimpanan.

INDIKASI :
Akar berkhasiat untuk:
- tekanan darah tinggi (hipertensi),
- sakit kepala dan rasa berputar (vertigo) pada hipertensi,
- sakit tenggorok, sakit pinggang,
- sakit perut pada disentri, diare, muntah,
- panas yang menetap, panas pada malaria, influenza,
- radang kandung empedu, hepatitis akut,
- kejang pada penyakit ayan (epilepsi),
- susah tidur (insomnia), garngguan jiwa (mania),
- kurang napsu makan, menghilangkan gejala akibat hiperfungsi
kelenjar gondok (hipertiroid) seperti berdebar, tekanan darah tinggi,
mudah tersinggung (iritabel), hiperaktif saraf simpatis, bisul, kudis
(skabies), biduran (urtikaria), dan
- gigitan ular, kalajengking dan luka akibat terpukul atau terbentur
(memar).

Batang dan daun berkhasiat untuk:
- influenza, sakit tenggorok, malaria,
- tekanan darah tinggi,
- diare, muntah karena angin,
- hernia, dan
- bisul, memar.

CARA PEMAKAIAN :
Akar, daun, atau batang sebanyak 25 - 50 g direbus, lalu minum. Untuk pemakaian luar, bahan-bahan tersebut digiling halus lalu ditempeikan ke tempat yang sakit atau direbus, airnya untuk mencuci kulit yang kudis.

CONTOH PEMAKAIAN :
1. Tekanan darah tinggi
Akar pule pandak sebanyak 50 g direbus dengan 3 gelas air sampai
tersisa 1 gelas. Setelah dingin disaring. Minumlah pagi dan sore hari,
masing-masing 1/2 gelas.

2. Sakit pinggang
Akar pule pandak sebanyak 50 g direndam dalam 1 gelas arak
selama 1 malam. Keesokan harinya diminum sekaligus, setelah
makan.

3. Sakit tenggorok
Akar pule pandak secukupnya setelah dicuci bersih lalu diiris tipis-
tipis. Bahan tersebut lalu diisap-isap dalam mulut.

4. Sakit kepala, susah tidur, pusing, demam, radang kandung empedu,
memar, digigit ular berbisa, kurang nafsu makan, dan sakit perut.
Gunakan akar pule pandak sebanyak 10 - 15 g direbus dengan 3
gelas air sampai tersisa 1 gelas. Setelah dingin disaring lalu diminum
2 kali, pagi dan sore, masing-masing 1/2 gelas.

5. Nyeri perut
Akar pule pandak dan pinang secukupnya dikunyah, airnya ditelan
dan ampasnya dibuang.

6. Demam, muntah-muntah
Akar pule pandak kering sebanyak 15 g dipotong kecil-kecil lalu
diremas-remas dalam 1 gelas air masak. Airnya ini diminum sekaligus.

7. Influenza
Daun pule pandak segar sebanyak 25 g dicuci lalu direbus dengan
3 gelas air sampai tersisa 1 gelas. Setelah dingin disaring, minum
sekaligus.

8. Digigit ular, memar
Daun pule pandak segar dicuci bersih lalu digiling halus. Bubuhkan
pada tempat yang sakit, lalu dibalut. Ganti 2 kali sehari.

9. Luka berdarah
Daun muda pule pandak segar secukupnya dicuci bersih lalu digiling
halus. Bubuhkan pada luka lalu dibalut.

10. Diare
Akar pule pandak segar sebanyak 2 g diiris tipis-tipis. Tambahkan
1/4 sendok teh garam, sambil diaduk merata. Akar ini kemudian
dikunyah dan airnya ditelan.

EFEK SAMPING :
Jarang terjadi efek samping yang berat. Penekanan sentral menimbulkan gejala sakit kepala, mimpi buruk, rasa lelah, dan tidur tak nyenyak. Pada jantung dan pembuluh darah menimbulkan gejala denyut jantung melambat, hidung tersumbat, dan kadang gagal jantung (jarang terjadi). Pada sistem pencernaan menyebabkan mulut kering, kontraksi lambung dan usus meningkat, sering buang air besar, atau diare.

CATATAN :
- Pule pandak meningkatkan keluarnya asam lambung sehingga dapat
menyebabkan perdarahan lambung.
- Penderita dengan penyakit lambung dan kondisi badan lemah jangan
minum rebusan pule pandak.
- Sudah dibuat tablet dengan nama dagang tablet Reserpin, tablet
Ancom, dan tablet Maishujing.

Komposisi :
SIFAT KIMIAWI DAN EFEK FARMAKOLOGIS : Akar bersifat pahit, dingin, dan sedikit beracun. Batang dan daun bersifat pahit, manis, dan sejuk. KANDUNGAN KIMIA : Akar mengandung 3 grup alkaloid, yang jenis dan jumlahnya tergantung dari daerah asal tumbuhnya. Grup I termasuk alkaline kuat (quarterary ammonium compound): serpentine, serpentinine, sarpagine, dan samatine. Penyerapannya jelek bila digunakan peroral (minum). Grup II (tertiary amine derivate): yohimbine, ajmaline, ajmalicine, tetraphylline, dan tetraphyllicine. Grup III termasuk alkaline lemah (secondary amities): reserpine, rescinnamine, deserpidine, raunesine, dan canescine. Reserpine berkhasiat hipotensif, ajmaline, serpentine, dan rescinnamine berkhasiat sedatif, yohimbine merangsang pembentukan testosteron yang dapat membangkitkan gairah seks
DAUN SEMBUNG ( Blumea balsamifera)
Daun Sembung
Tumbuhan asal Nepal ini hidup di tempat terbuka sampai agak terlindung di tepi sungai dan tahan pertanian. Dapat tumbuh di tanah berpasir atau tanah yang agak basah pada ketinggian sampai 2.200 m dpl.

Perdu, tumbuh tegak, tinggi mencapai 4 m, percabangan pada ujungnya, berambut halus, bagian-bagian dari tumbuhan ini bila diremas berbau kamfer. Daun tunggal, di bagian bawah bertangkai, bagian atas merupakan daun duduk, letak berseling, terdapat 2 - 3 daun tambahan pada tangkai daunnya. Helaian daun bundar telur sampai lonjong, pangkal dan ujung runcing, tepi bergerigi atau bergigi, permukaan atas berambut agak kasar, permukaan bawah berambut rapat dan halus seperti beludu, pertulangan menyirip, panjang 8 - 40 cm, lebar 2 - 20 cm. Perbungaan majemuk bentuk malai, keluar di ujung tangkai, warnanya kuning. Buah kotak bentuk silindris, beriga 8 - 10, panjang 1 mm, berambut. Perbanyakan dengan biji atau pemisahan tunas akar.

Sifat dan Khasiat
Sembung bersifat pedas, sedikit pahit, hangat dan baunya seperti rempah. Berkhasiat sebagai antibakteri, melancarkan peredaran darah, menghilangkan bekuan darah dan pembengkakan, peluruh kentut (karminatif), peluruh keringan (diaforetik), peluruh dahak (ekspektoran), astrigen, tonikum dan obat batuk.

Kandungan Kimia
Sembung ini mengandung minyak asiri (ngai kamfer), zat bergetah (kapur barus) dan borneol, yang juga mengandung sineol, limone, asam palmitin dan myrristin, alkohol sesquiterpen, diameter khlorasetofenon, tanin, pirokatechin dan glikosida. Sedangkan ekstrak borneol didapat dari daun segar.

Bagian yang Digunakan
Daun dan akar muda dari tumbuhan yang belum berbunga, segar atau yang telah dikeringkan.

Indikasi
Daun berkhasiat mengatasi:
  • Rematik sendi, persendian sakit setelah melahirkan,
  • Nyeri haid, datang haid tidak teratur,
  • Influenza, demam, sesak napas (asma), batuk, bronkitis,
  • Perut kembung, diare, perut mulas,
  • Sariawan,
  • Nyeri dada akibat penyempitan pembuluh darah koroner (angina pektoris) , dan,
  • Kencing manis (diabetes melitus)
Akar muda berkhasiat mengatasi:
  • Darah haid berlebihan (menoragia) ,
  • Kurang nafsu makan
  • Sakit perut, diare, cacingan dan,
  • Rematik sendi


Cara Pemakaian
Daun kering sebanyak 9 - 18 g atau daun segar sebanyak 15 - 30 g direbus, minum. Untuk pemakaian luar, daun segar direbus dan airnya dipakai untuk pengobatan wasir, memar, bisul, radang kulit bernanah dan gatal-gatal pada kulit.

Efek Farmakologis
Pemberian infus daun sembung 10% dengan takaran 5 mg/kg bb pada kelinci, setelah 1 jam terjadi penurunan kadar gula darah. Pembanding, digunakan tolbutamid (Herlina Hutajulu, Prayitno W dan Tarigan Slamet, Farmakologi FK USU dan Jurusan Farmasi FMIPA USU)

Pemberian infus 10% dan 20% daun sembung segar dengan dosis 11 ml/kg bb yang diberikan pada burung merpati jantan yang telah didemamkan, menunjukkan efek antieprik dengan mula kerja yang lebih cepat dan lama kerja yang lebih pendek dari pembanding parasetamol dosis 300 mg/kg bb (Muhammad Imbalo, Jurusan Farmasi FMIPA USU, 1981).

Contoh Pemakaian
Diare
Daun sembung segar sebanyak 1 genggam dicuci dan dipotong-potong seperlunya. Tambahkan 3 gelas air bersih lalu direbus sampai airnya tersisa 1 1/2 gelas. tambahkan madu seperlunya, lalu diminum 3 kali sehari, masing-masing 1/2 gelas.

Haid tidak teratur, Perut kembung
Daun sembung segar sebanyak 20g dicuci lalu dipotong-potong seperlunya. Rebus dengan 3 gelas air sampai tersisa 3/4 nya. Tambahkan sedikit madu, lalu diminum. Sehari 3 kali, masing-masing 3/4 gelas.

Nyeri Haid
Daun sembung segar sebanyak 5 lembar dan 5 biji kedaung yang telah dipanggang dan dihaluskan direbus dengan 2 gelas air bersih sampai tersisa separonya. Minum sekaligus setelah dingin.

Akar sembung dan seluruh tumbuhan ginjean (Leonorus sibiricus) masing-masing sebanyak 30g dicuci dan dipotong-potong seperlunya. Tambahkan gula merah secukupnya lalu direbus dengan 3 gelas air bersih sampai tersisa separonya. Setelahdingin disaring, lalu diminum 2 kali sehari @ 3/4 gelas.

Angina Pektoris
Daun sembung segar sebanyak 5 lembar dicuci lalu direbus dengan 3 gelas air bersih sampai tersisa 3/4 nya. Setelah dingin disaring lalu diminum. Sehari 3 kali @ 3/4 gelas. Lakukan setiap hari.

Rematik Sendi
Akar sembung 30 g dan daun gandarusa 60 g dicuci dan dipotong-potong seperlunya. Rebus dengan 3 gelas air bersih sampai tersisa 1 gelas. Setelah dingin disaring dan diminum 2 kali sehari, masing-masing 1/2 gelas.

Demam
Daun sembung segar sebanyak 15 g dicuci lalu direbus dengan 1 gelas air selama 15 menit. Setelah dingin disaring. Hasil saringan diminum 2 kali sama banyak pagi dan sore.

Kurang nafsu makan
Akar sembung dari tumbuhan yang belum berbunga sebanyak 30 g dicuci lalu dipotong-potong seperlunya. Seduh dengan secangkir air panas. Setelah dngin disaring, kemudian diminum sekaligus.

Catatan
Merebus daun sembung harus dalam panci tertutup, supaya minyak asirinya tidak menguap.
Sumber: Atlas Tumbuhan Obat Indonesia/Dr. Setiawan Dalimartha/Hadi



Bagi Jumadi, hidup susah adalah hal biasa. Selama lebih sepuluh tahun menjadi tukang bangunan selalu berhimpitan dengan hidup serba pas-pasan. 
Suatu hari dia diajak tuan rumah yang sedang merenovasi rumah untuk mengantarkan berobat pada pengobatan cina di daerah Pedamaran Semarang. Sebut saja Bapak Mardi yang sudah 5 tahun menderita Diabetes mellitus. Pak Mardi sudah 4 kali berobat pada pengobatan cina, dan hasilnya sangat bagus.
 myrmeleon-undur-undur.jpgmyrmeleon-undur-undur.jpgObat yang hanya berjumlah 6 kapsul tersebut dihargai Rp. 150.000. karena penasaran dengan kapsul yang memang berefek pada turunnya gula darah pak Mardi, Junadi minta 1 kapsul untuk melihat ramuan yang ada. Ternyata kapsul yang diberikan oleh sang tabib tersebut berisi undur-undur. Setelah meyakinkan pak Mardi bahwa isi kapsul tersebut Undur-undur, Jumadi lalu berusaha mencari undur-undur di teras-teras rumah yang ada debunya. Saat itu memang tidauk mudah untuk mencari undur-undur dalam jumlah yang banyak dan terus menerus. Setelah yakin akan kasiat undur-undur. Jumadi mencoba menawarkan undur-undur pada tetangga, teman dan kerabat yang menderita Diabetes mellitus. Dan dari mulut ke mulut akhirnya Jumadi mempunyai pelanggan yang cukup lumayan. Saat ini pesanan terus mengalir. Seekor undur-undur dijual dengan harga Rp. 1000,-. Dari jualan undur-undur saat ini hidup Jumadi lebih mapan dan mempunyai penghasilan sampingan yang cukup lumayan. Anda tertarik dengan pengobatan alternatip tersebut. Bisa menghubungi pak Jumadi. Telp. 081 325 033 114


 MANPAAT TANAMAN MAHKOTA DEWA

Mahkota dewa bisa ditemukan ditanam di pekarangan sebagai tanaman hias atau di kebun-kebun sebagai tanaman peneduh. Asal tanaman mahkota dewa masih belum diketahui. Menilik nama botaninya Phaleria papuana, banyak orang yang memperkirakan tanaman ini populasi aslinya dari tanah Papua, Irian Jaya. Di sana memang bisa ditemukan tanaman ini. Mahkota dewa tumbuh subur di tanah yang gembur dan subur pada ketinggian 10-1.200 m dpl. Perdu menahun ini tumbuh tegak dengan tinggi 1-2,5 m. Batangnya bulat, permukaannya kasar, warnanya cokelat, berkayu dan bergetah, percabangan simpodial. Daun tunggal, letaknya berhadapan, bertangkai pendek, bentuknya lanset atau jorong, ujung dan pangkal runcing, tepi rata, pertulangan menyirip, permukaan licin, warnanya hijau tua, panjang 7-10 cm, lebar 2-5 cm. Bunga keluar sepanjang tahun, letaknya tersebar di batang atau ketiak daun, bentuk tabung, berukuran kecil, berwarna putih, dan harum. Buah bentuknya bulat, diameter 3-5 cm, permukaan licin, beralur, ketika muda warnanya hijau dan merah setelah masak. Daging buah berwarna putih, berserat, dan berair. Biji bulat, keras, berwarna cokelat. Berakar tunggang dan berwarna kuning kecokelatan. Perbanyakan dengan cangkok dan bijinya.
Nama Lokal :
NAMA DAERAH Simalakama (Melayu), makutadewa, makuto mewo, makuto ratu, makuto rojo (Jawa). NAMA ASING – NAMA SIMPLISIA Phaleriae Fructus (buah mahkota dewa).
Penyakit Yang Dapat Diobati :
SIFAT DAN KHASIAT Buah berkhasiat menghilangkan gatal (antipruritus) dan antikanker. Biji berracun. EFEK FARMAKOLOGIS DAN HASIL PENELITIAN Hasil penelitian menunjukkan bahwa bioaktivitas ekstrak buah mahkota dewa dengan metode BSLT yang dilanjutkan dengan uji penapisan antikanker in vitro terhadap sel leukemia 1210, menunjukkan toksisitas yang sangat tinggi dan potensial sebagai antikanker. Identifikasi senyawa kimia aktif dalam ekstrak buah mahkota dewa didapat senyawa lignan yang termasuk dalam golongan polifenol dan senyawa syringaresinol (Dra. Vivi Lisdawati MSi, Apt., tesis S-2 di FMIPA UL Suara Pembaruan, Rabu, 9 April 2003).
Pemanfaatan :
BAGIAN YANG DIGUNAKAN Bagian tanaman yang digunakan sebagai obat adalah daun; daging dan kulit buahnya. Daun dan kulit buah bisa digunakan segar atau yang telah dikeringkan, sedangkan daging buah digunakan setelah dikeringkan. INDIKASI Kulit buah dan daging buah digunakan untuk: – disentri, – psoriasis, dan jerawat. Daun dan biji digunakan untuk pengobatan: – penyakit kulit, seperti ekzim dan gatal-gatal. CARA PEMAKAIAN Belum diketahui dosis efektif yang aman dan bermanfaat. Untuk obat yang diminum, gunakan beberapa irisan buah kering (tanpa biji). Selama beberapa hari baru dosis ditingkatkan sedikit demi sedikit, sampai dirasakan manfaatnya. Untuk penyakit berat, seperti kanker dan psoriasis, dosis pemakaian kadang harus lebih besar agar mendapat manfaat perbaikan. Perhatikan efek samping yang timbul. CONTOH PEMAKAIAN DI MASYARAKAT Disentri Rebus kulit buah mahkota dewa yang sudah dikeringkan (15 g) dengan dua gelas air sampai mendidih selama 15 menit. Setelah dingin, saring clan minum airnya sekaligus. Lakukan 2–3 kali dalam sehari. Psoriasis Belah buah mahkota dewa segar (tiga buah), bijinya dibuang, lalu iris tipis-tipis dan jemur sampai kering. Rebus simplisia ini dengan satu liter air dengan api besar. Setelah mendidih, kecilkan api dan rebus sampai airnya tersisa seperempatnya. Setelah dingin, saring dan minum airnya sehari dua kali, masing-masing separuhnya. Jika timbul gejala keracunan, turunkan dosis atau hentikan penggunaannya. Eksim, gatal-gatal Cuci daun mahkota dewa segar secukupnya, lalu giling sampai halus. Tempelkan pada bagian yang sakit, lalu balut. Ganti 2–3 kali dalam sehari. Catatan: Penggunaan tanaman obat harus berdasarkan asas manfaat dan keamanan. Jika bermanfaat untuk penyembuhan penyakit, tetapi tidak aman karena beracun, harus dipikirkan kemungkinan timbulnya keracunan akut maupun keracunan kronis yang mungkin terjadi. Bagian buah, terutama bijinya berracun. Jika buah segar dimakan langsung, bisa menyebabkan bengkak di mulut, sariawan, mabuk, kejang, sampai pingsan. Menggunakan dengan dosis berlebihan dalam waktu lama bisa menimbulkan efek samping, seperti sakit kepala kronis. Ibu hamil dilarang minum tanaman obat ini.
Komposisi :
Daun mahkota dewa mengandung antihistamin, alkaloid, saponin, dan polifenol (lignan). Kulit buah mengandung alkaloid, saponin, dan flavonoid.


MANPAAT TANAMA BRATOWALI

Brotowali Menyukai tempat panas dan terbuka , termasuk perdu, memanjat, tinggi batang sampai 2,5 m. Batang sebesar jari kelingking, berbintil-bintil rapat rasanya pahit. Daun tunggal, bertangkai, berbentuk seperti jantung atau agak budar telur berujung lancip, panjang 7 – 12 cm, lebar 5 – 10 cm.
Bunga kecil, warna hijau muda, berbentuk tandan semu. Diperbanyak dengan cara stek. Biasa ditanam sebagai tumbuhan obat.
Kandungan Kimia dan fungsi :
Alkaloid, damar lunak, pati, glikosida pikroretosid,zat pahit pikroretin, harsa, berberin dan palmatin. Akar mengandung alkaloid berberin dan kolumbin.
Antipiretikum; Tonikum; Antiperiodikum; Diuretikum; Antidiabetik
Khasiat Brotowali: sebagai penghilang sakit (Analgetik), penurun panas (antipiretik), melancarkan meridian.
brotowali2



PEGAGAN DAN MANFAATNYA UNTUK KECERDASAN FISIK DAN MENTAL

Pegagan atau Antanan dengan nama latin Centella Asiatica adalah tumbuhan liar yang terkenal kaya akan manfaat obat herba. Daunnya merupakan obat resmi yang telah digunakan di banyak Farmakope. Di Eropa malah telah dibuat salep dan serbuk obat luka berbahan pegagan.

Pegagan mengandung berbagai senyawa yang berkasiat obat seperti triterpenoids, karotenoids dan berbagai garam mineral dan vitamin yang bermanfaat.
Diantara manfaat pegagan adalah ia mampu memperbaiki sistem daya ingat bagi orang-orang yang mengalami kemunduran fungsi otak dan daya ingat. Ia semacam dengan Ginko Biloba bahkan lebih banyak lagi kasiatnya. Suatu penelian membuktikan bahwa Pegagan mampu meningkatkan kemampuan mental, meningkatkan IQ, dan meningkatkan kemampuan syaraf memori. Dalam ilmu farmasi ia dikenal juga sebagai Folia hidrocotyles, yang dipercaya bisa meningkatkan ketahanan tubuh, mencuci darah, dan memperlancar keluarnya air seni (diuretik). . Di cina pegagan telah ribuan tahun digunakan sebagai tonikum.Sedang di Malaysia pegagan telah lama digunakan untuk mengobati bronchitis, asma, pengeluaran getah lambung yang berlebihan (maag), keputihan, gangguan ginjal, serta radang saluran kecing.
Di timur jauh eropa pegagan digunakan untuk menyembuhkan penyakit Lepra dan TBC. Ia menyembuhkan penyakit Lepra dan TBC dengan cara mengikis zat semacam lilin yang melindungi bakteri sehingga bersamaan dengan obat akan lebih mudah untuk membasmi penyakit tersebut.
Di Sunda masyarakat biasa menggunakan pegagan sebagai lalapan bagi orang yang menderita kepikunan. Ia bersifat sebagai Brain Tonic dan karena kemampuannya ia sering disebut sebagi Makanan Otak.

Selain kasiatnya yang mampu mengembalikan kemampuan otak dan daya ingat, pegagan juga kaya akan anti oksidan.

Saya termasuk orang yang telah mengalami kemunduran daya ingat, dan saya coba mengkonsumsi pegagan dan hasilnya sungguh diluar dugaan, karena daya ingat saya mengalami peningkatan yang cukup bahkan sangat bagus. Waktu itu saya mencampur ramuan pegagan dengan mahkota dewa, jahe merah teh hijau. Dan ternyata memang hasilnya sangat menggembirakan. Silahkan coba.


MANFAAT DAUN TEMPUYUNG




Tempuyung ( Sonchus arvensis L.)
Daun Tempuyung
Tempuyung tumbuh liar di tempat terbuka yang terkena sinar matahari atau sedikit terlindung, seperti di tebing-tebing, tepi saluran air atau tanah terlantar, kadang ditanam sebagai tumbuhan obat. Tumbuhan yang berasal dari Eurasia ini bisa ditemukan pada daerah yang banyak turun hujan pada ketinggian 50 - 1.650 m dpl.

Terna tahunan, tegak, 0,6 2 m, mengandung getah putih, dengan akar tunggang yang kuat. Batang berongga dan berrusuk. Daun tunggal, bagian bawah tumbuh dan berkumpul pada pangkal membentuk roset akar. Helai daun berbentuk lanset atau lonjong, ujung runcing, pangkal bentuk jantung, tepi berbagi menyirip tidak teratur, panjang 6 - 48 cm, lebar 3 - 12 cm, warnanya hijau muda. Daun yang keluar dari tangkai bungan bentuknya lebih kecil dengan pangkal memeluk batang, letak berjauhan, berseling. Perbungaan berbentuk bonggol yang tergabug dalam malai, bertangkai, mahkota bentuk jarum, warnanya kuning cerah, lama kelamaan menjadi merah kecoklatan. Buah kotak, berusuk lima, bentuknya memanjang sekitar 4 mm, pipih, berambut, coklat kekuningan.

Ada keaneka-ragaman tumbuhan ini. Yang berdaun kecil disebut lempung dan yang berdaun besar dengan tinggi mencapai 2 meter disebut rayana. Batang muda dan daun walaupun rasanya pahit bisa dimakan sebagai lalap. Perbanyakan dengan biji.

Sifat dan Khasiat.
Tempuyung rasanya pahit dan dingin. Berkhasiat menghilangkan panas dan racun, peluruh kencing (diuretik), penghancur batu (lipotriptik), antiurolitiasis dan menghilangkan bengkak.

Kandungan Kimia
Tempuyung mengandung  a -laktuserol, b -laktuserol, manitol, inositol, silika, kalium, flavonoid dan taraksasterol.

Bagian yang digunakan
Daun atau seluruh tumbuhan
Indikasi
  • Tempuyung dapat mengatasi:
    • Batu sakuran kencing dan batu empedu
    • Radang usus buntu (apendistis), radang payudara (mastitis)
    • Disentri
    • Wasir
    • Beser mani (spermatorea)
    • Darah tinggi (hipertensi)
    • Pendengaran berkurang (tuli)
    • rematik gout, memar
    • bisul, luka bakar.
Cara Pemakaian
Daun atau seluruh tumbuhan sebanyak 15-60 g direbus, lalu diminum. Untuk pemakaian luar, herba segar digiling lalu ditempelkan ke tempat yang sakit atau diperas dan airnya untuk kompres bisul, luka bakar dan wasir.

Efek farmakologis dan Hasil Penenitian
Penelitian pengaruh ekstrak air dan ekstrak alkohol daun tempuyung terhadap volume urine tikus in vivo dan pelarutan batu ginjal in vitro , menghasilkan kesimpulan sebagai berikut: 1) daun tempuyung tidak secara jelas mempunyai efek diuretik, namun mempunyai daya melarutkan batu ginjal: 2) daya melarutkan batu ginjal oleh ekstrak air lebih baik dari pada ekstrak alkohol (Giri Hardiyatmo, Fak. Farmasi UGM 1991)

Praperlakuan flavonoid fraksi asetat daun tempuyung mampu menghambat hepatotoksisitas karbon tetraklorida (CCI 4 ) yang diberikan pada mencit jantan (Atiek Liestyaningsih, Fak. Farmasi UGM 1991)

Contoh Pemakaian
Radang Payudara
Tumbuhan tempuyung segar sebanyak 15g direbus dengan 3 gelas air bersih sampai tersisa 1 gelas. Setelah dingin disaring, lalu diminum sekaligus. Lakukan 2 - 3 kali sehari.

Bisul
Batang dan daun tempuyung segar secukupnya dicuci bersih lalu ditumbuk halus. Air perasannya digunakan untuk mengompres bisul.

Darah Tinggi, Kandung Kencing dan Kandung Empedu Berbatu
Daun tempuyung segar sebanyak 5 lembar dicuci lalu diasapkan ebentar. Makan sebagai lalap bersama nasi. Lakukan 3 kali sehari

Kencing Batu
Daun tempuyung kering sebanyak 250mg direbus dengan 250 cc air bersih sampai tersisa 150 cc. Setelah dingin disaring, dibagi untuk 3 kali minum. Habiskan dalam sehari. Lakukan setiap hari sampai sembuh.

Daun tempuyung, daun Advokad (Persea america) , daun sawi tanah  (Nasturtium montanum), seluruhnya bahan segar sebanyak 5 lembar, dan 2 jari gula enau dicuci bersih lalu direbus dalam 3 gelas air bersih sampai tersisa 3/4 nya . Setelah dingin disaring. Air yang terkumpul diminum 3 kali sehari, masing-masing 3/4 gelas.

Daun tempuyung dan daun keji beling (Strobilanthes crispus) segar masing-masing 5 lembar, jagung muda 6 buah dan 3 jari gula enau dicuci dan dipotong-potong seperlunya. Rebus dengan 3 gelas air bersih sampai tersisa 3/4 nya. Setelah dingin disaring, lalu diminum 3 kali sehari, masing-masing 3/4 gelas.

Pendengaran berkurang (Tuli)
Herba tempuyung segar dicuci bersih lalu dibilas dengan air masak. Gilling sampia halus, lalu diperas dengan kain bersih. Airnya diteteskan pada elinga yang tuli. Lakukan 3 - 4 kali sehari.

Catatan
Kapsul Prolipid yang diindikasikan untuk pengobatan kolesterol tinggi dan menjaga kelangsingan tubuh mengandung tumbuhan obat ini

Sumber: Atlas Tumbuhan Obat Indonesia/Dr. Setiawan Dalimartha/Hadi 



blog agrobisnis, internet marketing dan da'wah

Manfaat Tanaman Kumis Kucing sebagai Obat

Kumis Kucing (Orthosipon Spp) merupakan tanaman obat yang penampakkannya seperti perdu.  Tinggi tanaman Kumis Kucing bisa mencapai 2 meter bahkan lebih.  Batang tanaman Kumis Kucing bersegi empat, terdapat alur, namun tidak nampak nyata.
Anda bisa mengenali tanaman Kumis Kucing lebih mudah, dengan melihat daun dan bunganya.  Daun Kumis Kucing berbentuk khas, bulat lonjong, lanset, lancip pada bagian ujungnya, walaupun ada juga yang tumpul.  Apalagi jika melihat bunga Kumis Kucing, yang sangat mencolok adalah adanya rambut-rambut putih memanjang, yang secara umum lurus mendatar, walaupun ada yang tegak mengarah ke atas dan agak ke bawah.
Lebih jelasnya, Anda bisa melihat gambar tanaman Kumis Kucing di atas. Jika belum tahu juga, jangan lupa pakai kacamatanya…(he..he..).
Selain dikenal dengan nama Kumis Kucing, tanaman ini juga ada yang menyebutnya dengan nama remujung, songot koneng, sesalaseyan, giri-giri marah, kidney tea plants, java tea, dan lain sebagainya.
Menariknya, tanaman Kumis Kucing ini memiliki manfaat yang cukup banyak sebagai obat, untuk mengobati beberapa macam penyakit.  Coba Anda simak baik-baik ya, barangkali ada penyakit Anda, keluarga, saudara, teman, yang bisa disembuhkan dengan tanaman Kumis Kucing.
Inilah manfaat tanaman Kumis Kucing sebagai obat, yaitu:
  1. Memperlancar pengeluaran air kemih (diuretik)
  2. Rematik
  3. Batuk
  4. Encok
  5. Masuk Angin
  6. Sembelit
  7. Sakit Pinggang
  8. Radang ginjal
  9. Batu ginjal
  10. Kencing manis
  11. Albuminuria
  12. Syphilis
  13. Hipertensi
Sekarang pertanyaannya, gimana cara penyembuhannya ya?
Anda bisa menggunakan cara-cara tradisional atau modern.  Maksudnya dengan cara tradisional, Anda meramu tanaman Kumis Kucing dan mencampur ramuannya dengan tanaman obat lainnya, membuatnya seperti jamu untuk diminum. Secara modern, Anda sudah bisa menikmati tanaman Kumis Kucing dalam bentuk pil yang sudah siap minum.
Saya ambil contoh satu saja ya, tanaman Kumis Kucing digunakan sebagai obat untuk memperlancar pengeluaran air kemih.  Bagi Anda yang suka buang air kecil sedikit-sedikit tetapi sering atau orang Jawa menyebutnya dengan anyang-anyangan.
Secara tradisional, ambil daun Kumis Kucing, Meniran, dan akar Alang-alang masing-masing 30 gram.  Ketiga bahan tersebut dicuci sampai bersih, dipotong-potong seperlunya lalu direbus dalam tiga gelas air.  Biarkan sampai mendidih, hingga hanya tersisa setengah dari volume awal.  Minum air ramuan tersebut sebanyak setengah gelas, dengan frekuensi tiga kali sehari.  Rasakan manfaatnya.



MANFAAT DAUN MENIRAN

MENIRAN, TANAMAN PEMACU KEKEBALAN TUBUH
Manfaat Daun Meniran
Meniran (Phylanthus urinaria, Linn) merupakan tumbuhan liar yang banyak tumbuh di tempat lembab pada dataran rendah daerah tropis. Tumbuhan ini banyak tumbuh di hutan, kebun, ladang dan halaman rumah. Tumbuhan ini biasa dianggap rumput liar, padahal tumbuhan meniran dapat dimanfaatkan sebagai obat herbal tradisional.
Khasiatnya sudah terbukti secara ilmiah. Bebas efek samping lagi!
Meniran merupakan tanaman tradisional yang secara turun-temurun dipercaya berkhasiat mengatasi berbagai penyakit. Antara lain penyakit kulit, radang, malaria, kencing batu, diare, sariawan, batu ginjal, dan penyakit kuning.
Setiap daerah memiliki nama khas untuk meniran seperti dukung anak (Kalimantan), meniran ijo, meniran (Jawa, Sunda), dan gossau ma dugi (Ternate). Pun, meski tidak tahu namanya, banyak orang langsung mengenalinya begitu tanaman bernama Latin Phyllanthus niruri L,. ini diperlihatkan.
Meniran tidak hanya dikenal di Indonesia, tapi juga di negara lain tempat bertumbuhnya, seperti Thailand dan India. Di negara tropis seperti Indonesia, meniran mudah ditemui di ladang, pematang sawah, tanah yang lembap, tepi sungai, bahkan tumbuh liar begitu saja di halaman rumah. Batangnya tegak setinggi kira-kira 50 cm dan memiliki daun menyirip berbentuk lonjong.
Terakhir, olahan meniran dimanfaatkan sebagai imunomodulator yang berperan meningkatkan daya tahan tubuh. Mengenai hal ini, Dr. Drs. Suprapto Ma'at, Apoteker MS, farmakolog dan ahli obat tradisional di Yayasan Kanker Wisnuwardhana, Surabaya, telah membuktikannya. Penelitian mengenai keamanan dan karakteristik imunomodulasi tanaman ini sudah dilakukan sejak 1992 terhadap mencit (tikus). Hasilnya, ekstrak meniran mampu merangsang sistem imun nonspesifik dan spesifik. Tidak hanya itu, ekstrak meniran juga tidak mengandung zat toksik. Ini dilakukan setelah Suprapto memberikan bahan ekstrak sebanyak-banyaknya secara oral kepada tikus. Tidak ada seekor tikus pun yang menunjukkan gejala patologis dan histopatologis.
Peneliti obat-obat tradisional ini mengungkapkan, penemuan khasiat meniran merupakan titik awal bagi penelitian obat tradisional selanjutnya. Apalagi, Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki kekayaan tanaman obat terbesar. Sayangnya, kekayaan tersebut tidak dimanfaatkan semaksimal mungkin karena minimnya penelitian. "Sebab khasiat obat tidak hanya memerlukan kepercayaan dan mitos saja, tapi juga bukti ilmiah," ujarnya.
Cara memanfaatkan tanaman meniran itu sendiri bisa dengan dua cara. Cara pertama, daun meniran dipetik dan dikeringkan. Kemudian setelah ditumbuk, direbus beberapa menit hingga mendidih. Seduhan yang telah disaring ini bisa langsung diminum.
Akan tetapi, ada beberapa kelemahan jika meniran dikonsumsi secara langsung atau tidak diproses menjadi ekstrak terlebih dulu. Pertama, sebagian kecil zat-zat toksik yang mungkin ada dalam daun meniran akan ikut diserap tubuh lalu berdampak pada kesehatan. Kedua, tumbuhan ini bersifat diuretik yang akan membuat pengonsumsi banyak kencing yang bisa berimbas pada menurunnya tekanan darah. Ketiga, obat itu sendiri belum tentu efektif karena tidak adanya takaran yang jelas. Jika diibaratkan obat kimia, demam baru sembuh jika kita minum obat turun panas beberapa mililiter sekian kali dalam waktu beberapa hari.
Cara kedua, kita bisa merasakan manfaat meniran lewat produk yang sudah diolah menjadi ekstrak. Ekstrak meniran ini sudah memiliki takaran yang jelas, bebas zat toksik, dan hanya zat-zat imunomodulatornya yang diambil. Kelebihan lainnya, ekstrak meniran yang dijual dalam bentuk kapsul dan sirup ini sudah diuji secara klinis.
TERBUKTI EFEKTIF
Dalam kesempatan terpisah, DR. Raymond R. Tjandrawinata, Ph.D., MS, MBA mengungkapkan, efektivitas ekstrak meniran tidak hanya terbukti pada mencit tapi juga manusia. Pemberian ekstrak meniran pada penderita hepatitis B karier kronik dewasa, contohnya, dapat memberikan efek hilangnya antigen permukaan virus (HbsAg) pada 59% penderita.
Penelitian uji klinis menunjukkan, penggunaan ekstrak meniran juga terbukti efektif dan aman membantu asiklovir (jenis obat) meningkatkan respons pengobatan penderita herpes zoster komplikata. Sebanyak 60 pasien herpes zoster non-komplikata usia 14-60 tahun secara acak dan tersamar ganda diberi asiklovir yang dicampur dengan meniran. Sebagai pembanding, diteliti juga kelompok plasebo yang hanya mendapatkan asiklovir. Dari situ diteliti efektivitas pengobatan meliputi rasa nyeri pembengkakan, luas lesi, dan sebagainya. Hasilnya, kelompok yang mengonsumsi meniran dan asiklovir mengalami pengurangan rasa gatal (61,3%). Gejala klinis lain seperti rasa nyeri, pembengkakan, luas lesi, dan lain-lain pun lebih ringan dialami kelompok asiklovir dengan meniran ketimbang kelompok plasebo.
Selain hepatitis B dan herpes, masih banyak penyakit lain yang dapat dipercepat penyembuhannya lewat kombinasi meniran dan obat-obatan penyakit tersebut, seperti TBC, kandidiasis vagina, dan sebagainya. Ini, ungkap Raymond, tak lain karena meniran sendiri yang berfungsi meningkatkan sistem imun. Dengan sistem imun yang baik, maka mekanisme pertahanan tubuh dalam melawan bakteri, virus, kuman, jamur, dan racun menjadi lebih efektif.
Perlu diketahui, sistem kekebalan tubuh manusia sendiri dibedakan menjadi dua, nonspesifik dan spesifik. Sistem imun nonspesifik (SINS) merupakan kekebalan yang bertujuan untuk menangkal masuknya segala macam zat asing dari luar yang bisa menjadi pemicu penyakit seperti virus, bakteri, parasit, dan sejenisnya. Yang termasuk kekebalan tubuh nonspesifik di antaranya pertahanan fisik (kulit, lapisan mukosa), kimiawi (enzim, asam lambung), mekanik (gerakan usus, rambut getar) serta fagositosis (sel NK, granulosit, makrofag, neutrofil).
Pada hakekatnya, SINS merupakan benteng pertahanan pertama tubuh dari bibit penyakit. Kerusakan SINS seperti gangguan lambung, kulit yang terluka, membuat bibit penyakit gampang masuk. Terlebih jika virus, bakteri atau zat asing itu cukup kuat. Jika SINS tidak dapat menangkal bibit penyakit, maka tubuh akan menggunakan sistem imun spesifik (SIS). Kekebalan yang terdiri atas antibodi dan limfosit ini hanya bisa berperan jika bibit penyakit atau benda asing sudah pernah masuk ke tubuh penderita. "Nah, ekstrak meniran sendiri mampu memperkuat sistem imun tubuh, baik pada SINS hingga SIS."
Karena itu, ekstrak meniran pun sangat baik diminum orang yang sehat guna menjaga kondisi tubuhnya agar tidak gampang sakit. Ini tentu sangat cocok jika dikonsumsi oleh anak-anak, karena sistem kekebalan mereka belum berkembang optimal. Sedangkan bagi yang sakit, diharapkan proses penyembuhannya bisa berlangsung lebih cepat.
PASTIKAN JENIS MENIRANNYA
"Kualitas bahan meniran tentu saja tak boleh luput dari perhatian," tukas Raymond yang merupakan Direktur Umum Medis Dexa Medica Jakarta. Mulai jenis meniran yang ditanam, ladang tempat meniran ditanam, kesuburan tanah, curah hujan, jenis pupuk yang digunakan, dan lain-lain. Dengan berbagai tindakan di atas diharapkan bahan baku meniran terbaik bisa didapat.
Demikian juga dengan cara pengolahan meniran hingga menjadi ekstrak dalam bentuk kapsul atau obat. Pengolahan yang baik akan menghasilkan produk obat alami yang bermutu. Pengolahan tersebut meliputi standar higienitas kebersihan pengolahan, cara membuat ekstrak, proses pengeringan, maupun pengolahan meniran menjadi kapsul atau sirup.
Hal penting lain yang perlu diingat, ada banyak macam Phyllanthus di dunia. Akan tetapi yang mampu meningkatkan kekebalan tubuh (imunomodulator) yang pernah diteliti adalah jenis Phyllanthus Niruri L. (PNL). "Belum tentu Phyllanthus jenis lain yang efektif menghancurkan batu ginjal, akan efektif juga menjadi imunomodulator. Demikian juga dengan PNL belum tentu efektif mengobati batu ginjal."
Lewat serangkaian pengolahan dan uji klinis yang telah disinggung tadi, meniran bisa menjadi obat tradisional dengan status fitofarmaka (status tertinggi untuk obat tradisional). Berdasarkan cara pembuatan serta jenis penggunaan dan tingkat pembuktian khasiat, obat bahan Alam Indonesia dikelompokkan secara berjenjang menjadi 3, yakni jamu, obat herbal terstandar dan fitofarmaka. Dikatakan jamu jika secara turun-temurun dikatakan berkhasiat. Pembuktiannya hanya berdasarkan pengalaman penggunanya.
Jamu bisa naik tingkat menjadi obat herbal terstandar jika telah dilakukan uji praklinis untuk membuktikan obat itu aman dan memiliki standarisasi mutu obat. Sedangkan untuk menjadi fitofarmaka lebih sulit lagi. Selain harus aman, memenuhi standarisasi mutu, juga harus ada uji klinik yang dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah.
IKUTI PETUNJUK DOSIS
Berdasarkan penelitian, jika dikonsumsi dengan tepat, meniran tidak menimbulkan efek samping. Ini tentu berbeda dari obat kimia biasa yang tetap dapat menimbulkan efek samping meski dikonsumsi sesuai aturan. Meski begitu, Raymond mengingatkan, agar orangtua mematuhi petunjuk penggunaan ekstrak meniran sehingga aman dikonsumsi setiap hari dalam jangka waktu panjang.
Selain tidak memicu alergi, obat ini juga tidak mengiritasi lambung atau aman dikonsumsi sebelum makan. Pun aman saat dikombinasikan dengan obat kimia dari dokter. "Justru ekstrak meniran mampu membuat obat kimia itu lebih ampuh."
Namun untuk penyandang autisme, hiperaktif, maupun kebutuhan khusus lain, sebaiknya konsultasikan dengan dokter sebelum mengonsumsi ekstrak meniran.
Saeful Imam. Foto: Iman/nakita

Khasiat Akar Alang-alang


Alang-alang? Ya semua orang sudah mengenal tumbuhan merumput ini. Tapi soal khasiatnya? Belum semua tahu, bukan?

Sebelum sampai pada khasiatnya, baiklah diuraikan secara singkat ikhwal tumbuhan yang biasa ditemukan liar di hutan, lapangan rumput, sisi jalan, dan lahan-lahan lain yang mendapat sinar matahari cukup.

Tumbuhan ini bagi banyak orang dikenal sebagai gulma, tumbuh merumput dengan tunas yang merayap di dalam tanah. Tingginya bisa mencapai 30 - 180 cm, mudah berkembang biak, mempunyai rimpang kaku yang tumbuh menjalar. Batangnya padat, bukunya atau ruasnya berambut jarang.

Bunganya menguncup dengan panjang 6 - 30 cm, berwarna putih dan mempunyai biji-biji sangat kecil sekitar 1 mm dan berwarna coklat tua. Bunga atau bijinya berambut halus dan mudah diterbangkan angin. Tumbuhan itu dapat hidup pada ketinggian 1 - 2.700 meter di atas permukaan laut.

Alang-alang ini mempunyai banyak nama, antara lain di Sumatera disebut laturui, naleueng (Aceh), jih (Gayo), lalang, alang-alang (Melayu), rih (Batak), oo (Nias), hilalang, alang (Minangkabau), lioh (Lampung). Jawa: alang-alang, langangan, kambengan (Jawa), eurih (Sunda), kabut alang (Madura).

Kalimantan: tingen, halalang. Sulawesi: reja (Makassar), deya (Bugis), padanga (Gorontalo), padongo, padang (Sulawesi Utara). Nusa Tenggara: witsyu (Sumbawa), kii (Flores), ambenan (Buru), re (Sasak). Maluku: kuso (Ternate), ige (Halmahera), kusu-kusu (Tiodore). Papua: ruren, gombur, mesofou, ukua, mentahoi, matawe, urmamu, dan omasa.

Khasiat alang-alang sangat banyak sebagai obat untuk berbagai gangguan kesehatan, seperti: batu ginjal, infeksi ginjal, kencing batu, batu empedu, buang air kecil tidak lancar atau terus-menerus, air kemih mengandung darah, prostat, keputihan, batuk rejan, batuk darah, mimisan, pendarahan pada wanita, demam, campak, radang hati, hepatitis, tekanan darah tinggi, urat saraf melemah, asma, radang paru-paru, jantung koroner, gangguan pencernaan, diare, dll.

Cara Mengolah: untuk mengatasi mimisan, gunakan 60 gram akar alang-alang segar dan 100 gram akar teratai direbus dengan 800 cc air hingga tersisa 300 cc, airnya diminum.

Mengobati tekanan darah tinggi: 100 gram akar alang-alang, 15 gram meniran, dan 15 gram kunyit direbus dengan 800 cc air hingga tersisa 300 cc, saring dan diminum.

Mengatasi gangguan air kemih yang mengandung darah: 100 gram akar alang-alang dan 30 gram daun sendok direbus dengan 2 liter air hingga tersisa 300 cc, saring dan airnya diminum.

Buang air kecil tidak lancar dapat diobati dengan 100 gram akar alang-alang dan gula batu secukupnya direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 200 cc, saring dan minum airnya.

Batu ginjal, ambil 60 gram akar alang-alang, 30 gram daun kejibeling, dan 30 gram rambut jagung direbus denan 600 cc air hingga tersisa 200 cc, saring dan minum airnya.

Batu empedu, gunakan 100 gram akar alang-alang direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 200 cc, saring dan minum arinya.

Atasi asma dengan menggunakan 60 gram akar alang-alang dan 15 kuntum bunga kenop direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 200 cc, saring dan airnya diminum.

Untuk gangguan prostat, gunakan 60 gram akar alang-alang, 30 gram sambiloto, dan 30 gram meniran direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 200 cc, saring dan airnya diminum.

Kencing Batu, gunakan 100 gram akar alang-alang, 30 gram meniran, dan 30 gram daun kumis kucing direbus dengan 700 cc air hingga tersisa 200 cc, saring dan airnya diminum.

Mengobati jantung koroner dengan menggunakan 100 gram akar alang-alang, 100 gram akar teratai, 25 gram jamur kuping hitam, 25 gram jamur hioko, dan 25 gram jamur putih kering dirbus dengan 800 cc air hingga tersisa 200 cc, saring dan arinya diminum.

Catatan:

Lakukan 2 kali sehari secara teratur. Untuk penyakit yang berat/serius disarankan tetap konsultasi ke dokter. Sedang jamur kuping hitam, jamur putih kering, dan jamur hioko dapat dibeli di supermarket.



Khasiat Dan Manfaat Buah Mengkudu

{ Posted on 16.17 by KomunitasBloggers }
Khasiat Dan Manfaat Buah Mengkudu

Mengkudu atau yang di daerah saya yang kebetulan orang Jawa sering disebut pace, kemudu atau kudu tumbuhnya di daerah dataran rendah. Tinggi tanaman ini dapat mencapai ketinggian 3-8 meter. bentuk buahnya bulat lonjong berwarna hijau dan ada totol-totolnya. Sebutan lain untuk mengkudu diantaranya cengkudu (Sunda), kodhuk (Madura), wengkudu (Bali), Noni (bahasa Hawaii), Nono (bahasa Tahiti), Nonu (bahasa Tonga), ungcoikan (bahasa Myanmar) dan Ach (bahasa Hindi).

Kandungan Zat Pada Buah Mengkudu :

1. Zat nutrisi: secara keseluruhan mengkudu merupakan buah makanan bergizi lengkap. Zat nutrisi yang dibutuhkan tubuh, seperti protein, viamin, dan mineral penting, tersedia dalm jumlah cukup pada buah dan daun mengkudu. Selenium, salah satu mineral yang terdapat pada mengkudu merupakan antioksidan yang hebat. Berbagai jenis senyawa yang terkandung dalam mengkudu : xeronine, plant sterois,alizarin, lycine, sosium, caprylic acid, arginine, proxeronine, antra quinines, trace elemens, phenylalanine, magnesium, dll.

2. Terpenoid. Zat ini membantu dalam proses sintesis organic dan pemulihan sel-sel tubuh.

3. Zat anti bakteri.Zat-zat aktif yang terkandung dalam sari buah mengkudu itu dapat mematikan bakteri penyebab infeksi, seperti Pseudomonas aeruginosa, Protens morganii, Staphylococcus aureus, Bacillus subtilis, dan Escherichia coli. Zat anti bakteri itu juga dapat mengontrol bakteri pathogen (mematikan) seperti Salmonella montivideo, S . scotmuelleri, S . typhi, dan Shigella dusenteriae, S . flexnerii, S . pradysenteriae, serta Staphylococcus aureus.

4. Scolopetin. Senyawa scolopetin sangat efektif sebagi unsur anti peradangan dan anti-alergi.

5. Zat anti kanker. Zat-zat anti kanker yang terdapat pada mengkudu paling efektif melawan sel-sel abnormal.

6. Xeronine dan Proxeronine. Salah satu alkaloid penting yang terdapt di dalam buah mengkudu adalah xeronine. Buah mengkudu hanya mengandung sedikit xeronine, tapi banyak mengandung bahan pembentuk (precursor) xeronine alias proxeronine dalam jumlah besar. Proxeronine adalah sejenis asam nukleat seperti koloid-koloid lainnya. Xeronine diserap sel-sel tubuh untuk mengaktifkan protein-protein yang tidak aktif, mengatur struktur dan bentuk sel yang aktif.

Buah mengkudu banyak di- manfaat -kan untuk keperluan pengobatan. Banyak penelitian yang dilakukan oleh ahli medis dari berbagai negara mengenai khasiat dari buah mengkudu. Tahun 1993, jurnal Cancer Letter melaporkan bahwa beberapa peneliti dari Keio University dan The Institute of Biomedical Sciences di Jepang yang melakukan riset terhadap 500 jenis tanaman mengklaim bahwa mereka menemukan zat-zat anti kanker (damnacanthal) yang terkandung dalam Mengkudu.

Survei yang dilakukan oleh Dr. Neil Solomon terhadap 8000 pengguna sari buah Mengkudu dengan melibatkan 40 dokter dan praktisi medis lainnya menunjukkan bahwa sari buah Mengkudu membantu pemulihan sejumlah penyakit, antara lain : kanker, penyakit jantung, gangguan pencernaan, diabetes, stroke, dan sejumlah penyakit lain. Baru pada tahun 1993, seorang peneliti (Helen Sim), dalam tesis masternya yang berjudul The Isolation and Characterization of A Fluores­cent Compound From The Fruit of Morinda citrifolia: Stud­ies on 5-ht Receptor System melaporkan adanya zat-zat di dalam buah Mengkudu yang tidak dikenal oleh dia maupun teman-temannya. Sebagian besar zat-zat tersebut berhubungan dengan kesehatan dan telah dibuktikan hanya terdapat di dalam buah Mengkudu.

Berikut ini adalah khasiat dari buah mengkudu yang telah terbukti secara ilmiah :
- meningkatkan daya tahan tubuh
- menormalkan tekanan darah
- melawan tumor dan kanker
- menghilangkan rasa sakit
- anti peradangan dan anti alergi
- anti bakteri
- mengatur siklus suasana hati ( mood )
- mengatur siklus energi tubuh
- dan masih banyak lagi khasiat yang lainnya.



MANFAAT JAHE MERAH
Jahe merupakan tanaman obat berupa tumbuhan rumpun berbatang semu. Jahe berasal dari Asia Pasifik yang tersebar dari India sampai Cina. Oleh sebab itu kedua bangsa ini disebut-sebut sebagai bangsa yang pertama kali memanfaatkan jahe terutama sebagai bahan minuman, bumbu masak dan obat-obatan tradisional .

Beberapa Ramuan Jahe Merah

1. Untuk Atasi Rematik

Ramuan 1:
Siapkan jahe merah segar 20 gram, temulawak 20 gram, cabe jawa 20 gram, kumis kucing 30 gram, daun komfrey 30 gram, dan air untuk minum 4 gelas.

Semua bahan dicuci bersih, rajang atau diiris tipis, lalu direbus. Tunggu hingga air rebusan tersisa 2 gelas, kemudian saring.

Minum 2 kali pada pagi dan sore hari, sekali minum 1 gelas. Agar rasanya lebih segar, tambahkan 2 sendok makan madu dan perasan jeruk nipis.

Ramuan 2:
Siapkan jahe merah segar 20 gram, daun dewa segar 30 gram, irisan kering mahkota dewa 20 gram, daun meniran segar 30 gram, daun sendok 30 gram, dan air untuk minum 4 gelas. Semua bahan dicuci bersih, diiris atau dirajang kecil-kecil, lalu direbus. Tunggu hingga air rebusan tersisa 2 gelas, kemudian saring.

Minum 2 kali sehari pada pagi dan sore hari, sekali minum 1 gelas. Bila suka, tambahkan madu.

2. Untuk Atasi Keropos Tulang

Siapkan jahe merah segar 20 gram, kacang hijau 30 gram, biji cengkih 10 gram, kapulaga 10 gram, merica 15 gram, kayumanis 20 gram, dan air 4 gelas.

Bahan-bahan dicuci bersih dan dilumatkan atau dimemarkan. Rebus hingga air rebusan tersisa 2 gelas, kemudian disaring. Minum 2 kali sehari pada pagi dan sore hari setelah makan. Sekali minum 1 gelas. Agar rasanya nikmat, bisa ditambahkan 2 sendok makan madu.

3. Untuk Atasi Asma

Siapkan jahe merah segar 20 gram, daun sambiloto 30 gram, daun randu 30 gram, daun lampes 20 gram, dan air untuk minum 4 gelas. Semua bahan setelah dicuci bersih, diiris atau dirajang kecil. Rebus hingga air rebusan tersisa 2 gelas, lalu saring.

Minum 2 kali sehari pada pagi dan sore hari setelah makan. Sekali minum 1 gelas. agar rasanya segar, bisa ditambahkan madu dan perasan jeruk nipis.

4. Untuk Atasi Stroke

Siapkan jahe merah 20 gram, mengkudu 40 gram, pule pandak 20 gram, daun dewa 30 gram, daun ciremai 20 gram, air untuk minum 4 gelas. Setelah semua dicuci, dirajang atau diiris. Rebus dengan air 4 gelas hingga air rebusan tersisa 1,5 (satu setengah) gelas, kemudian saring.
Minum tiga kali pada pagi, siang, dan sore setelah makan. Sekali minum _ (setengah) gelas.

5. Menambah Gairah Seks

Siapkan jahe merah 15 gram, gingseng 30 gram, cabe jawa 20 gram, lada hitam 20 gram, air untuk minum 4 gelas. Semua bahan dicuci, direbus hingga air rebusan tersisa 2 gelas kemudian disaring.

Minum 2 kali pada pagi dan sore. Sekali minum 1 gelas. Bisa tambahkan kuning telur 1 butir dan 2 sendok makan madu murni. Aduk hingga merata sebelum diminum.

Catatan: Agar lebih aman, tetaplah berkonsultasi dengan ahli tanaman obat atau ahli penyembuhan herbal. @ Suharso Rahman (sumber : Kompas cybermedia, 25 Juli 2004)
Manfaat Temulawak :

Tanaman temulawak, yang kondang disebut sebagai curcuma javanica, biasa tumbuh sebagai semak tak berbatang, dan termasuk dalam keluarga jahe (zingiberaceae).

Tanaman asli dari Indonesia ini, menyimpan sejuta khasiat.
Sejak dahulu, masyarakat Indonesia memanfaatkan temulawak untuk mengobati berbagai penyakit, yaitu sakit kuning, penurun panas, diare, merangsang nafsu makan, mag, perut kembung, dan pegal-pegal.
Disamping manfaat diatas, temulawak juga dapat menurunkan lemak darah, menghambat penggumpalan darah sebagai antioksidan, dan memelihara kesehatan dengan meningkatkan daya imun tubuh.
Daging buah (rimpang) temulawak banyak mengandung kurkumin. Kurkumin ini memiliki manfaat terutama sebagai antioksidan, melindungi hati dari toksitas alkohol, dan memperbaiki fungsi hati.

Dalam mendeteksi gangguan fungsi hati, parameter yang sering digunakan adalah SGPT dan SGOT.
Kadar SGPT dalam darah akan meningkat seiring dengan kerusakan pada sel pada hati yang terjadi karena infeksi virus hepatitis, alkohol, atau keracunan obat obatan.Nilai SGPT yang dianggap normal adalah 0 – 35 unit per liter (u/l).
Sedangkan nilai normal SGOT berkisar antara 3 - 45 unit per liter (u/l). Kerusakan pada sel hati yang disebabkan oleh hepatitis C akan mengakibatkan meningkatnya nilai SGOT didalam darah. Pada penderita hepatitis akut, peningkatan SGOT bisa terjadi hingga 20 kali nilai normalnya.

Sejumlah penelitian menyimpulkan bahwa kurkumoid termasuk kurkumin juga memiliki aktivitas kemopreventif dan kuratif melawan kanker.

Cara konsumsi temulawak :
Saat ini, sudah banyak dijual temulawak dalam bentuk serbuk. Untuk mengkonsumsinya dapat diseduh dengan air hangat atau dengan air dingin sesuai selera. Untuk pencegahan dan menjaga vitalita, minumlah satu kali tiap hari. Sedangkan untuk keperluan pengobatan,minumlah temulawak 3 kali sehari sehabis makan.....

Menderita asam urat memang sangat menyiksa. Persendian akan terasa nyeri luar biasa, disamping itu, juga menimbulkan batu ginjal. Temukan pola makan sehat, bebas asam urat dengan klik link dibawah ini...

Lebih lanjut tentang: Manfaat Temulawak


Tanaman Obat : Manfaat / Khasiat Sambiloto (Andrographis paniculata Ness)

sambiloto
Nama Umum :Sambiloto
Nama Ilmiah : Andrographis paniculata Ness.
Nama Lokal /Lain Negara:
Ki oray, ki peurat, takilo (Sunda). bidara, sadilata, sambilata,; takila (Jawa). pepaitan (Sumatra).; Chuan xin lian, yi jian xi, lan he lian (China), xuyen tam lien,; cong cong (Vietnam). kirata, mahatitka (India/Pakistan).; Creat, green chiretta, halviva, kariyat (Inggris).;
Familia :
Acanthaceae
Diskripsi Tanaman Sambiloto :
Sambiloto tumbuh liar di tempat terbuka, seperti di kebun, tepi sungai, tanah kosong yang agak lernbap, atau di pekarangan. Tumbuh di dataran rendah sampai ketinggian 700 m dpl. Terna semusim, tinggi 50 – 90 cm, batang disertai banyak cabang berbentuk segi empat (kwadrangularis) dengan nodus yang membesar.
Daun tunggal, bertangkai pendek, letak berhadapan bersilang, bentuk lanset, pangkal runcing, ujung meruncing, tepi rata, permukaan atas hijau tua, bagian bawah hijau muda, panjang 2 – 8 cm, lebar 1 – 3 cm.
Perbungaan rasemosa yang bercabang membentuk malai, keluar dari. ujung batang atau ketiak daun. Bunga berbibir berbentuk tabung;kecil- kecil, warnanya putih bernoda ungu. Buah kapsul berbentuk jorong, panj ang sekitar 1,5 cm, lebar 0,5 cm, pangkal dan ujung tajam, bila masak akan pecah mernbujur menjadi 4 keping-Biji gepeng, kecil-kecil, warnanya cokelat muda. Perbanyakan dengan biji atau setek batang.
Penyakit Yang Dapat Diobati :
Hepatitis, infeksi saluran empedu, disentri basiler, tifoid, diare, ; Influenza, radang amandel (tonsilitis), abses paru, malaria, ; Radang paru (pneumonia), radang saluran napas (bronkhitis),; Radang ginjal akut (pielonefritis), radang telinga tengah (OMA), ; Radang usus buntu, sakit gigi, demam, kencing nanah (gonore),; Kencing manis (diabetes melitus), TB paru, skrofuloderma,; Batuk rejan (pertusis), sesak napas (asma), leptospirosis,; Darah tinggi (hipertensi), kusta (morbus hansen=lepra),; Keracunan jamur, singkong, tempe bongkrek, makanan laut,; Kanker:penyakit trofoblas, kehamilan anggur (mola hidatidosa),;; Trofoblas ganas (tumor trofoblas), tumor paru.;
BAGIAN YANG DIGUNAKAN :
Herba. Dipanen sewaktu tumbuhan ini mulai berbunga. Setelah dicuci, dipotong-potong seperlunya lalu dikeringkan.
RESEP / RAMUAN PEMAKAIAN
1. Tifoid
Daun sambiloto segar sebanyak 10 – 15 lembar direbus dengan 2
gelas air sampai tersisa 1 gelas. Setelah dingin disaring, tambahkan
madu secukupnya lalu diminum sekaligus. Lakukan 3 kali sehari.
2. Disentri basiler, diare, radang saluran napas, radang paru
Herba kering sebanyak 9 – 15 g direbus dengan 3 gelas air sampai
tersisa 1 gelas. Setelah dingin disaring. Air rebusannya diminum
sehari 2 kali, masing-masing 1/2 gelas.
3. Disentri
Herba krokot segar (Portulaca oleracea) sebanyak 500 g diuapkan
selama 3 – 4 menit, lalu ditumbuk dan diperas. Air perasan yang
terkumpul ditambahkan bubuk kering sambiloto sebanyak 10 g
sambil diaduk. Campuran tersebut lalu diminum, sehari 3 kali
masing-masing 1/3 bagian.
4. Influenza, sakit kepala, demam
Bubuk kering sambiloto sebanyak 1 g diseduh dengan cangkir air
panas. Setelah dingin diminum sekaligus, Lakukan 3 – 4 kali sehari.
5. Demam
Daun sambiloto segar sebanyak 1 genggam ditumbuk. Tambahkan
1/2 cangkir air bersih, saring lalu minum sekaligus. Daun segar yang
digiling halus juga bisa digunakan sebagai tapal badan yang panas.
6. TB paru
Daun sambiloto kering digiling menjadi bubuk. Tambahkan madu
secukupnya sambil diaduk rata lalu dibuat pil dengan diameter 0,5
cm. Pil ini Ialu diminum dengan air matang. Sehari 2 – 3 kali, setiap
kali minum 15 – 30 pil.
7. Batuk rejan (pertusis), darah tinggi
Daun sambiloto segar sebanyak 5 – 7 lembar diseduh dengan 1/2
cangkir air panas. Tambahkan madu secukupnya sambil diaduk.
Setelah dingin minum sekaligus. Lakukan sehari 3 kali.
8. Radang paru, radang mulut, tonsilitis
Bubuk kering herba sambiloto sebanyak 3 – 4,5 g diseduh dengan
air panas. Setelah dingin tambahkan madu secukupnya lalu diminum
sekaligus.
9. Faringitis
Herba sambiloto segar sebanyak 9 g dicuci lalu dibilas dengan air
matang. Bahan tersebut lalu dikunyah dan aimya ditelan.
10. Hidung berlendir (rinorea), infeksi telinga tengah (OMA), sakit gigi
Herba sambiloto segar sebanyak 9 – 15 g direbus dengan 3 gelas air
sampai tersisa 1 gelas. Setelah dingin disaring, lalu diminum 2 kali
sehari @ 1/2 gelas. Untuk OMA, herba segar dicuci lalu digiling
halus dan diperas. Airnya digunakan untuk tetes telinga.
11. Kencing manis /Diabetes Mellitus
Daun sambiloto segar sebanyak 1/2 genggam dicuci lalu direbus
dengan 3 gelas air bersih sampai tersisa 2 1/4 gelas. Setelah dingin
disaring, lalu diminum sehabis makan, 3 kali sehari @ 3/4 gelas.
SIFAT KIMIAWI DAN EFEK FARMAKOLOGIS : :
KANDUNGAN KIMIA : Daun dan percabangannya mengandung laktone yang terdiri dari deoksiandrografolid, andrografolid (zat pahit), neoandrografolid, 14-deoksi-11-12-didehidroandrografolid, dan homoandrografolid. Juga terdapat flavonoid, alkane, keton, aldehid, mineral (kalium, kalsium, natrium), asam kersik, dan damar. Flavotioid diisolasi terbanyak dari akar, yaitu polimetoksiflavon, andrografin, pan.ikulin, mono-0- metilwithin, dan apigenin-7,4- dimetileter. Zat aktif andrografolid terbukti berkhasiat sebagai hepatoprotektbr (melindungi sel hati dari zat toksik). Efek Farmakologis dan Hasil Penelitian : 1. Herba ini berkhasiat bakteriostatik pada Staphylococcus aurcus, Pseudomonas aeruginosa, Proteus vulgaris, Shigella dysenteriae, dan Escherichia coli. 2. Herba ini sangat efektif untuk pengobatan infeksi. In vitro, air rebusannya merangsang daya fagositosis sel darah putih. 3. Andrografolid menurunkan demam yang ditimbulkan oleh pemberian vaksin yang menyebabkan panas pada kelinci. 4. Andrografolid dapat mengakhiri kehamilan dan menghambat pertumbuhan trofosit plasenta. 5. Dari segi farmakologi, sambiloto mempunyai efek muskarinik pada pembuluh darah, efek pada jantung iskeniik, efek pada respirasi sel, sifat kholeretik, antiinflamasi, dan antibakteri. 6. Komponen aktifnya seperti ncoandrografolid, andrografolid, deoksiandrografolid dan 14-deoksi-11, 12-didehidroandrografolid berkhasiat antiradang dan antipiretik. 7. Pemberian rebusan daun sambiloto 40% bly sebanyak 20 milkg bb dapat menurunkan kadar glukosa darah tikus putih (W. Sugiyarto, Fak. Farmasi UGM, 1978). 8. Infus daun sarnbiloto 5%, 10% dan 15%, semuanya dapat menurunkan suhu tubuh marmut yarrg dibuat demam (Hasir, jurusan Farmasi, FMIPA UNHAS, 1988). 9. Infus herba sambiloto mempunyai daya antijamur terhadap Microsporum canis, Trichophyton mentagrophytes, Trichophyton rubrum, Candida albicans, dan Epidermophyton floccosum.

Khasiat Bawang Putih Tunggal Bagi Kesehatan


Oleh: AnneAhira.com Content Team
  ( 0 )   |   Jumlah komentar: 0

SHARE :   Facebook     Twitter     Blogger     Wordpress

Bawang putih telah lama menjadi teman setia mereka yang bergelut di dunia masak-memasak. Tidak banyak yang tahu kalau bumbu masak yang satu ini memiliki beragam khasiat dan kegunaan. Salah satunya, khasiat bawang putih tunggal yang bisa mencegah dan mengobati berbagai macam penyakit.
Bawang putih ini mengandung minyak atsiri yang bermanfaat sebagai antiseptik dan antibakteri. Selain itu, bawang putih tunggal mengandung allicin sebagai antikolesterol. Bawang putih tunggal adalah bawang putih yang tumbuh dengan satu siung bergelantung di beberapa batang pohonnya, bentuknya bulat dan berwarna putih bersih.
Khasiat dan Kegunaan Bawang Putih Tunggal
  • Menurunkan kadar kolesterol dalam darah. Kalau sudah begitu, penyakit jantung dan darah tinggi jadi menjauh.
  • Pencegah kanker. Kandungan sulfida dalam bawang putih dapat membantu hati dalam pembentukan senyawa kimia beracun dan senyawa kimia penyebab kanker. Konsumsilah bawang putih secara teratur agar risiko terkena kanker tidak menghinggapi tubuh Anda.
  • Mengobati flu. Rasa dan bau yang khas bawang putih mampu meningkatkan kerja membran mucous yang ada di saluran pernapasan sehingga napas menjadi lega karena lendir telah keluar dari hidung yang mampat.
  • Alat kontrol penderita diabetes. Seperti kita ketahui, penderita diabetes tidak boleh terlalu banyak makan makanan yang manis dan berlemak. Hal ini seringkali membuat mereka mudah lemas dan tidak bersemangat. Bawang putih tunggal yang dimasukkan dalam olahan makanan santapannya mampu meningkatkan stamina sehingga manfaat makanan yang baik bisa didapat.   
  • Bagi yang mempunyai sakit maag, Anda bisa memanfaatkan bawang putih tunggal sebagai penahan rasa sakit sebelum maag menyerang. Kupas dan cuci bawang ini, lalu kunyah. Lakukan sehari tiga kali.
  • Selain itu, bisa mengatasi asma, masuk angin, dan batuk. Bawang putih tunggal yang telah dihaluskan dicampur dengan madu dan cairan gula batu. Lalu, disaring dan minum setiap pagi.
Tanaman yang tersebar hampir di seluruh kepulauan Indonesia ini secara ilmu pasti bisa dibuktikan khasiatnya. Kandungan kimia yang baik dalam bawang ini tidak hanya terdapat pada daging buahnya, tetapi umbi batangnya. Bawang putih tunggal kini dibuat dalam bentuk kapsul supaya memudahkan konsumen dalam meminum dan mendapat khasiatnya.
Penderita hipertensi bisa menurun tekanan darahnya karena adanya kalsium tinggi. Saltivine dalam bawang bisa membantu manusia dalam proses regenerasi sel. Anda yang khawatir pada anak-anak karena sering bermain dengan tanah dan tempat kotor, kandungan disulfidanya berperan sebagai antibakteri dan anticacingan.
Hati-hati terhadap bau yang ditimbulkan setelah Anda memakannya. Bau tersebut dapat dihilangkan bukan dengan memakan permen, melainkan meminum minuman pekat hangat, seperti teh atau kopi. 


Berikan rating untuk artikel di atas :  

Anda boleh mempublikasikan kembali tulisan di atas pada website atau blog dengan catatan :
  1. Anda harus mencantumkan sumber tulisan dengan link aktif menuju www.AnneAhira.com
  2. Anda tidak mengubah baik sebagian atau pun keseluruhan tulisan TERMASUK SEMUA LINK YANG ADA DI DALAM ARTIKEL harus tetap ada dan aktif.
Nama "Anne Ahira" dilindungi oleh Direktorat Jendral HAKI (Hak Kekayaan Intelektual) Republik Indonesia No.Agenda J00-2007027969

Nama:
Email:
Komentar:



 


Tidak ada komentar:

Posting Komentar