SEDIA SEMUA JENIS HERBAL ALAMI BISA PESAN DAN KAMI ANTAR HARGA MURAH HARIS 081323902407
(catatan : untuk dewasa diminum sekaligus dan lakukan 2 kali sehari. Untuk anak-anak dibagi menjadi 2-3 kali minum.)
- 4 siung bawang merah dihaluskan + 1 buah air perasan jeruk nipis + minyak kayu putih. Semua bahan dicampur dan diaduk rata, lalu dikompreskan pada ubun-ubun, leher, dada dan punggung anak. (pemakaian luar untuk panas pada anak)
Batuk
5 lembar daun sirih + 25 gram kencur (diiris-iris) + 10 gram kulit jeruk mandarin kering + gula batu. Semua bahan dicuci bersih lalu direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc, disaring, airnya diminum.
(untuk dewasa diminum sekaligus dan lakukan 2 kali sehari. Untuk anak-anak 5 tahun ke atas dibagi 3 kali minum.)
Sakit Kepala
90 gram daun lidah buaya (dikupas kulitnya) + 15 gram jahe + gula aren, dicuci bersih dan dipotong-potong, lalu direbus dengan 400 cc air hingga tersisa 200 cc, disaring, airnya diminum hangat. Lakukan 2-3 kali sehari.
Diare
15- 30 gram daun jambu biji segar dan 20 gram kunyit, dicuci bersih, kunyit dipotong-potong, lalu keduanya direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc, disaring, airnya diminum 2-3 kali sehari.
Nyeri Lambung/ Maag
30 gram temu lawak + 20 gram kunyit + 25 gram kencur + 80 gram daun lidah buaya (dikupas kulitnya). Semua bahan dicuci bersih dan dipotong-potong,
Pegal Linu, Rematik
30 gram jahe merah + 30 gram temulawak + 30 gram lengkuas + 30 gram kencur + 2 batang sereh + gula aren. Semua bahan dicuci bersih dan dipotong-potong, lalu direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc, disaring, airnya diminum 2 kali sehari.
Infeksi Saluran Kemih, Anyang-Anyangan
30 gram tumbuhan kumis kucing + 60 gram akar alang-alang segar + 60 gram rambut jagung, dicuci bersih lalu direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc, disaring, airnya diminum 2 kali sehari.
Catatan: Bila mengkonsumsi obat herbal sebaiknya tidak bersamaan dengan obat dokter, beri jarak waktu sekitar 2 jam antar keduanya. Hal tersebut untuk menghindari efek negatif atau adanya interaksi farmakokinetik dengan obat-obat konvensional.
15 gram jahe + 30 cc cuka beras putih/rice venegar + gula merah
secukupnya direbus dengan 400 cc air hingga tersisa 200 cc, airnya
disaring, diminum. Lakukan secara teratur sehari sekali.
Jika alergi menyerang hidung sehingga menimbulkan pilek atau
bersin-bersin dapat menggunakan cara tradisional berikut:
7 lembar daun sambung nyawa + 30 gram sambiloto segar direbus dengan 500
cc air hingga tersisa 200 cc, airnya disaring, diminum hangat-hangat.
daun lidah buaya secukupnya dikupas kulitnya lalu dijus. Teteskan jus
lidah buaya ke dalam hidung sebanyak 3 tetes dengan menggunakan pipet.
Sedangkan bila alergi menyerang kulit sehingga menimbulkan gatal-gatal
atau eksim dapat digunakan :
sambiloto segar secukupnya + kunyit segar secukupnya + belerang
secukupnya dihaluskan hingga lembut, lalu dioleskan pada bagian kulit
yang terkena alergi.
daun ketepeng china segar secukupnya dihaluskan lalu dioleskan pada
bagian kulit yang terkena alergi.
Jika alergi menyerang paru-paru yang mengakibatkan asma dapat
menggunakan :
10 kuntum bunga kenop + 10 - 15 gram jahe direbus dengan 500 cc air
hingga tersisa 250 cc, airnya disaring, diminum hangat-hangat.
30 gram daun pegagan + 10 gram bawang putih direbus dengan 500 cc air
hingga tersisa 250 cc, airnya disaring, diminum hangat-hangat.
Catatan : anda dapat menggunakan salah satu cara tradisional di atas dan
lakukan secara teratur sehari 2 kali, dalam melakukan perebusan
sebaiknya gunakan panci enamel atau periuk tanah.
Sumber: hembing
Pengobatan terhadap diabetes, kencing manis
Resep 1
Bahan:
Tanaman Ciplukan merupakan tumbuhan semak semusim. Tumbuh di tanah-tanah kosong yang tidak terlalu becek, pinggir selokan, pinggir kebun,dan sawah. Ciplukan desebut physallis peruviana L. termasuk dalam famili tumbuhan Solanaceae. Nama daerahnya keceplokan,nyornyoran atau cecenet. Sifat tumbuhan ini analgetik (penghilang rasa sakit) peluruh air kencing (diuretic),menetralkan racun, meredakan batuk,mengaktifkan fungsi kelenjar-kelenjar tubuh dan anti tumor.
Kandungan dan Manfaat tumbuhan mempunyai kandungan kimia yang sudah diketahui berupa Chlorogenik acid, asam citrun dan fisalin,flavonoid, saponin,polifenol. Buah mengandung asam malat, alkaloid,tannin,kriptoxantin, vitamin C dan gula. Biji mengandung elaidic acid.
Berdasarkan penelitian dan pengalaman di berbagai daerah dan negara, ciplukan dapat digunakan untuk mengobati penyakit influenza, sakit tenggorokan,batuk rejan, bronchitis,gondongan, pembengkakan buah pelir, diabetes militus,sakit paru,paru, dan pembengkakan prostat.
Reff: arsip reza florist n herbal
TANAMAN JATI BELANDA (Guazauma Ulmifolia )
Merupakan tanaman obat yang berfungsi menguruskan badan atau menurunkan berat badan. Jati Belanda ( Guazauma Ulmifolia ) berasal dari Amerika. Dipulau jawa tumbuhan ini tumbuh liar. Nama lain jati belanda adalah jati londo asing guasima (Mexico),Bastard cedar (Inggris).
Kandungan dan Manfaat Jati Belanda adalah mengandung kafein,sterol dan amsa fenolat. Tanin dan musilago yang terdapat dalam jati belanda mengendapkan mukosa protein yang ada di dalam permukaan intestin (usus halus). Sehingga mengurangi penyerapan makanan. Obesitas dapat terhambat. Menurut penelitian Jati Belanda berfunsi untuk menurunkan kadar kolesterol ( Monica 2000, dalam suharmiati dan herti, 2003). Daun jati belanda berkhasiat sebagai obat pelangsing tubuh dan bijinya sebagai obat mencret,obat penyakit cacing,kaki gajah, menciutkan urat darah. Pemakaian jati belanda dalam jangka panjang tidak mempengaruhi fungsi lever atau hati. Tanaman lain yang berfungsi menurunkan berat badan, melarutkan lemak, anti diare,astringen antara lain Kemuning (Murraya Paniculata) dan Kunci Pepet ( Kaempferia Agustifolia)
Reff: arsip reza florist n herbal
Iler
( Coleus atropurpureus L. )
Tanaman ini biasa juga di sebut dengan istilah Miana, Jawer Kotok, Kentangan, Ati-ati. Yang berkhasiat untuk pengobatan adalah bagian daunnya yang berwarna merah kehitaman. Sedang iler yang daunnya berwarna-warni tidak berkhasiat untuk pengobatan,sekedar untuk tanaman hias saja.
Bentuk daun iler ini bulat meruncing di ujungnya dan di bagian tepinya bergerigi. Tanaman semak ini bisa setinggi orang dewasa. Batangnya segi empat dan lunak sehingga gampang patah. Batang yang patah itu bisa di tancapkan untuk memperoleh tanaman iler yang baru lagi.
Kandungan dan Manfaat Iler.
Daun iler mengandung minyak atsiri antara lain karvakrol yang bersifat antibiotik, eugenol bersifat menghilangkan nyeri, etil salisilat menghambat iritasi. Selain itu iler juga mengandung sedikit lendir.
Khasiat iler untuk pengobatan.
Sakit Mata Merah
Untuk obat minum : 5 helai daun iler di cuci dan di rebus dengan segelas air sampai tinggal setengah. Minum sekali habis.
Untuk obat tempel : Daun iler dicuci bersih, agak diremukkan dengan tangan tapi jangan sampai hancur. Lalu tempelkan ke mata yang sakit.
Luka maupun Borok
Beberapa helai daun iler di cuci bersih kemudian di remas-remas sampai mengeluarkan cairan. Tempelkan kebagian tubuh yang luka atau terkena borok-borok. Ganti tiga kali sehari.
Sembelit
5 helai daun iler di cuci dan direbus dengan segelas air sampai air tinggal setengah. Saring dan campurkan satu sendok makan minyak kacang. Di minum sekaligus.

Cara Pemakaian
Daun kering sebanyak 9 - 18 g atau daun segar sebanyak 15 - 30 g direbus, minum. Untuk pemakaian luar, daun segar direbus dan airnya dipakai untuk pengobatan wasir, memar, bisul, radang kulit bernanah dan gatal-gatal pada kulit.
Efek Farmakologis
Pemberian infus daun sembung 10% dengan takaran 5 mg/kg bb pada kelinci, setelah 1 jam terjadi penurunan kadar gula darah. Pembanding, digunakan tolbutamid (Herlina Hutajulu, Prayitno W dan Tarigan Slamet, Farmakologi FK USU dan Jurusan Farmasi FMIPA USU)
Pemberian infus 10% dan 20% daun sembung segar dengan dosis 11 ml/kg bb yang diberikan pada burung merpati jantan yang telah didemamkan, menunjukkan efek antieprik dengan mula kerja yang lebih cepat dan lama kerja yang lebih pendek dari pembanding parasetamol dosis 300 mg/kg bb (Muhammad Imbalo, Jurusan Farmasi FMIPA USU, 1981).
Contoh Pemakaian
Diare
Daun sembung segar sebanyak 1 genggam dicuci dan dipotong-potong seperlunya. Tambahkan 3 gelas air bersih lalu direbus sampai airnya tersisa 1 1/2 gelas. tambahkan madu seperlunya, lalu diminum 3 kali sehari, masing-masing 1/2 gelas.
Haid tidak teratur, Perut kembung
Daun sembung segar sebanyak 20g dicuci lalu dipotong-potong seperlunya. Rebus dengan 3 gelas air sampai tersisa 3/4 nya. Tambahkan sedikit madu, lalu diminum. Sehari 3 kali, masing-masing 3/4 gelas.
Nyeri Haid
Daun sembung segar sebanyak 5 lembar dan 5 biji kedaung yang telah dipanggang dan dihaluskan direbus dengan 2 gelas air bersih sampai tersisa separonya. Minum sekaligus setelah dingin.
Akar sembung dan seluruh tumbuhan ginjean (Leonorus sibiricus) masing-masing sebanyak 30g dicuci dan dipotong-potong seperlunya. Tambahkan gula merah secukupnya lalu direbus dengan 3 gelas air bersih sampai tersisa separonya. Setelahdingin disaring, lalu diminum 2 kali sehari @ 3/4 gelas.
Angina Pektoris
Daun sembung segar sebanyak 5 lembar dicuci lalu direbus dengan 3 gelas air bersih sampai tersisa 3/4 nya. Setelah dingin disaring lalu diminum. Sehari 3 kali @ 3/4 gelas. Lakukan setiap hari.
Rematik Sendi
Akar sembung 30 g dan daun gandarusa 60 g dicuci dan dipotong-potong seperlunya. Rebus dengan 3 gelas air bersih sampai tersisa 1 gelas. Setelah dingin disaring dan diminum 2 kali sehari, masing-masing 1/2 gelas.
Demam
Daun sembung segar sebanyak 15 g dicuci lalu direbus dengan 1 gelas air selama 15 menit. Setelah dingin disaring. Hasil saringan diminum 2 kali sama banyak pagi dan sore.
Kurang nafsu makan
Akar sembung dari tumbuhan yang belum berbunga sebanyak 30 g dicuci lalu dipotong-potong seperlunya. Seduh dengan secangkir air panas. Setelah dngin disaring, kemudian diminum sekaligus.
Catatan
Merebus daun sembung harus dalam panci tertutup, supaya minyak asirinya tidak menguap.
Sumber: Atlas Tumbuhan Obat Indonesia/Dr. Setiawan Dalimartha/Hadi

Obat yang hanya berjumla
h 6 kapsul tersebut dihargai Rp. 150.000. karena penasaran dengan kapsul yang memang berefek pada turunnya gula darah pak Mardi, Junadi minta 1 kapsul untuk melihat ramuan yang ada. Ternyata kapsul yang diberikan oleh sang tabib tersebut berisi undur-undur. Setelah meyakinkan pak Mardi bahwa isi kapsul tersebut Undur-undur, Jumadi lalu berusaha mencari undur-undur di teras-teras rumah yang ada debunya. Saat itu memang tidauk mudah untuk mencari undur-undur dalam jumlah yang banyak dan terus menerus. Setelah yakin akan kasiat undur-undur. Jumadi mencoba menawarkan undur-undur pada tetangga, teman dan kerabat yang menderita Diabetes mellitus. Dan dari mulut ke mulut akhirnya Jumadi mempunyai pelanggan yang cukup lumayan. Saat ini pesanan terus mengalir. Seekor undur-undur dijual dengan harga Rp. 1000,-. Dari jualan undur-undur saat ini hidup Jumadi lebih mapan dan mempunyai penghasilan sampingan yang cukup lumayan. Anda tertarik dengan pengobatan alternatip tersebut. Bisa menghubungi pak Jumadi. Telp. 081 325 033 114
MANPAAT TANAMAN MAHKOTA DEWA
Khasiat Daun Dewa, Herbal Anti Koagulan (anti pembeku darah)
Juli 20, 2010
oleh admin
Daun dewa menurut Hyne merupakan tanaman obat yang berasal dari Burmadan Cina. Perkembangan lebih lanjut mencapai negara-negara di Asia seperti juga di lndonesia. Tanaman merupakan herba semusim yang dapat berumur lebih dari satu tahun.
Nama latinnya Gynura Segetum (Lour.)Merr. Nama daerahnya Beluntas cina. Deskripsi tanaman: Tanaman semak semusim, tinggi 10-25 cm, berbatang lunak, berambut halus, warna ungu kehijauan. Daun tunggal, bentuk bulat telur, berbulu lebat, permukaan atas hijau, bawah ungu. Bunga majemuk berbentuk tongkat, berbulu, kelopak hijau, mahkota berwarna kuning. Buah kecil berwarna coklat.
Secara empiris herba ini dikenal sebagai obat bisul. Namun penelitian lebih lanjut membuktikan bahwa daun dewa banyak memiliki khasiat diantaranya sebagai antikoagulan (anti pembeku darah), memperlancar peredaran darah dan mengurangi pembengkakan, Bagian tanaman yang digunakan untuk pengobatan adalah daun dan umbi.
Penggunaan secara tradisional tanaman ini yaitu dengan cara dilalap dan dibalurkan (daun) di bagian yang sakit, dan rebusan (daun dan umbi). Namun seiring kemajuan jaman, orang lebih suka menggunakan sediaan tanaman ini dalam bentuk yang lebih praktis yaitu kapsul maupun tablet.
Berikut ini beberapa khasiat yang terkandung pada daun umbi daun dewa, diantaranya:
- Daunnya berkhasiat untuk mengobati luka terpukul/memar
- Melancarkan sirkulasi darah
- Melancarkan haid
- Hipertensi
- Mencegah tumor,
- Mengobati kencing manis
- Diabetes
- Membantu penyembuhan tulang patah
- Menghilangkan panas
- Membersihkan racun
- Mengobati dan Mencegah sakit jantung
- Sebagai anti kolesterol
- Bagian daunnya dapat dimanfaatkan untuk mengatasi kutil dan tumor
Contoh Resep Herbal dari Prof Hembing untuk Kesehatan Keluarga
Panas/Demam
- 15 gram pegagan + 3 siung bawang merah + 15 gram meniran, dicuci bersih, direbus dengan 500 cc air hingga tersisa 200 cc, tambahkan 2 sendok teh madu, diminum.(catatan : untuk dewasa diminum sekaligus dan lakukan 2 kali sehari. Untuk anak-anak dibagi menjadi 2-3 kali minum.)
- 4 siung bawang merah dihaluskan + 1 buah air perasan jeruk nipis + minyak kayu putih. Semua bahan dicampur dan diaduk rata, lalu dikompreskan pada ubun-ubun, leher, dada dan punggung anak. (pemakaian luar untuk panas pada anak)
Batuk
5 lembar daun sirih + 25 gram kencur (diiris-iris) + 10 gram kulit jeruk mandarin kering + gula batu. Semua bahan dicuci bersih lalu direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc, disaring, airnya diminum.
(untuk dewasa diminum sekaligus dan lakukan 2 kali sehari. Untuk anak-anak 5 tahun ke atas dibagi 3 kali minum.)
Sakit Kepala
90 gram daun lidah buaya (dikupas kulitnya) + 15 gram jahe + gula aren, dicuci bersih dan dipotong-potong, lalu direbus dengan 400 cc air hingga tersisa 200 cc, disaring, airnya diminum hangat. Lakukan 2-3 kali sehari.
Diare
15- 30 gram daun jambu biji segar dan 20 gram kunyit, dicuci bersih, kunyit dipotong-potong, lalu keduanya direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc, disaring, airnya diminum 2-3 kali sehari.
Nyeri Lambung/ Maag
30 gram temu lawak + 20 gram kunyit + 25 gram kencur + 80 gram daun lidah buaya (dikupas kulitnya). Semua bahan dicuci bersih dan dipotong-potong,
Pegal Linu, Rematik
30 gram jahe merah + 30 gram temulawak + 30 gram lengkuas + 30 gram kencur + 2 batang sereh + gula aren. Semua bahan dicuci bersih dan dipotong-potong, lalu direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc, disaring, airnya diminum 2 kali sehari.
Infeksi Saluran Kemih, Anyang-Anyangan
30 gram tumbuhan kumis kucing + 60 gram akar alang-alang segar + 60 gram rambut jagung, dicuci bersih lalu direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc, disaring, airnya diminum 2 kali sehari.
Catatan: Bila mengkonsumsi obat herbal sebaiknya tidak bersamaan dengan obat dokter, beri jarak waktu sekitar 2 jam antar keduanya. Hal tersebut untuk menghindari efek negatif atau adanya interaksi farmakokinetik dengan obat-obat konvensional.
ALERGI
Cara tradisional yang dapat digunakan untuk mengatasi alergi yaitu :15 gram jahe + 30 cc cuka beras putih/rice venegar + gula merah
secukupnya direbus dengan 400 cc air hingga tersisa 200 cc, airnya
disaring, diminum. Lakukan secara teratur sehari sekali.
Jika alergi menyerang hidung sehingga menimbulkan pilek atau
bersin-bersin dapat menggunakan cara tradisional berikut:
7 lembar daun sambung nyawa + 30 gram sambiloto segar direbus dengan 500
cc air hingga tersisa 200 cc, airnya disaring, diminum hangat-hangat.
daun lidah buaya secukupnya dikupas kulitnya lalu dijus. Teteskan jus
lidah buaya ke dalam hidung sebanyak 3 tetes dengan menggunakan pipet.
Sedangkan bila alergi menyerang kulit sehingga menimbulkan gatal-gatal
atau eksim dapat digunakan :
sambiloto segar secukupnya + kunyit segar secukupnya + belerang
secukupnya dihaluskan hingga lembut, lalu dioleskan pada bagian kulit
yang terkena alergi.
daun ketepeng china segar secukupnya dihaluskan lalu dioleskan pada
bagian kulit yang terkena alergi.
Jika alergi menyerang paru-paru yang mengakibatkan asma dapat
menggunakan :
10 kuntum bunga kenop + 10 - 15 gram jahe direbus dengan 500 cc air
hingga tersisa 250 cc, airnya disaring, diminum hangat-hangat.
30 gram daun pegagan + 10 gram bawang putih direbus dengan 500 cc air
hingga tersisa 250 cc, airnya disaring, diminum hangat-hangat.
Catatan : anda dapat menggunakan salah satu cara tradisional di atas dan
lakukan secara teratur sehari 2 kali, dalam melakukan perebusan
sebaiknya gunakan panci enamel atau periuk tanah.
Sumber: hembing
Pengobatan terhadap diabetes, kencing manis
Deskripsi
Resep 1Bahan:
- 30 g ceplukan segar (15 g kering)
- 100 g daun lidah buaya, kupas dan potong-potong
Pengolahan:
- Cuci bersih semua bahan,
- Rebus dengan 600 cc hingga tersisa 300 cc,
- Saring,
- Minum 150 cc 2 kali sehari sehabis makan
Resep 2
Bahan:
1. 10 g sambiloto kering
2. 30 g daun kumis kucing
3. 1 jari batang brotowali
Pengolahan:
1. Cuci semua bahan,
2. Rebus dengan 800 cc air hingga tersisa 400 cc,
3. Saring,
4. Minum 200 cc 2 kali sehari setelah makan
Catatan:
- Hanya cocok untuk diabetes tipe 2
Sumber
Prof. HM Hembing WijayakusumaKHASIAT DAUN DEWA
| HOME | | SPESIFIKASI HABBATUSSAUDA | | KESAKSIAN | | AGEN | | DONASI HABBATUSSAUDA | | HUBUNGI KAMI |
KHASIAT DAUN DEWA
Daun umbi dewa memiliki khasiat dan manfaat sangat banyak, diantaranya: 1) Daunnya berkhasiat untuk mengobati luka terpukul 2) melancarkan sirkulasi darah 3) menghentikan pendarahan 4) pembengkakan payudara 5) melancarkan haid 6) kolesterol tinggi 7) hipertensi 8) mencegah tumor, 9) mengobati kencing manis 10) diabetes 11) Umbinya berkhasiat untuk mengatasi bekuan darah pembengkakan 12) Pendarahan 13) tulang patah, dan lain-lain. 14) Efek farmakologis daun dewa adalah antikoagulan (koagulan=zat yang mempermudah dan mempercepat pembekuan darah) 15) mencairkan bekuan darah 16) stimulasi sirkulasi 17) menghentikan perdarahan 18) menghilangkan panas 19) membersihkan racun. 20) Bagian daunnya dapat dimanfaatkan untuk mengatasi kutil dan tumor. 21) Salah satu manfaat yang diambil dari Daun Dewa yaitu tumbuhan tersebut bersifat anti coagulant atau mencairkan bekuan darah, stimulasi sirkulasi, menghentikan pendarahan, menghilangkan panas, membersihkan racun, anti karsinogen dan antimutagenitas, diuretik. Dalam farmakologi Cina disebut tumbuhan yang memiliki rasa khas dan sifat netral. 22) Mengobati dan Mencegah sakit jantung 23) Kolesterol 24) Melancarkan sirkulasi tubuh 25) Efek farmakologi ini diperoleh dari penggunaan seluruh tanaman. Bagian daun berguna untuk luka terpukul, melancarkan sirkulasi, menghentikan pendarahan (batuk darah, muntah darah, mimisan), pembengkakan payudara, infeksi kerongkongan, tidak datang haid, dan digigit binatang berbisa. 26) Bagian umbi di bagian akar bawah, berguna untuk menghilangkan bekuan darah (haematom),pembengkakan, tulang patah (fraktur) dan pendarahan. 27) Berdasarkan berbagai literatur yang mencatat pengalaman secara turun temurun dari berbagai negara dan daerah, Daun Dewa dapat menyembuhkan penyakit-penyakit sebagai berikut: * Luka terpukul. Ambil daun dewa segar 15 - 30 gram direbus dengan air kira-kira untuk tiga kali minum atau ditumbuk, diambil air-nya, campur dengan arak yang dipanaskan, minum rutin tiga kali sehari. Jika sudah membaik hentikan. * Pendarahan pada wanita, pembengkakan payudara, batuk dan muntahdarah. Tanaman lengkap 1 batang, direbus, minum. * Kejang pada anak. Satu batang daun dewa diambil airnya, campur arak, minum. * Digigit ular atau digigit binatang lain. Umbi dilumatkan kemudian ditempelkan ke tempat yang digigit. * Kutil dan uci-uci. Daun dewa 5 lembar dihaluskan dan dilumurkan pada tempat berkutil, kemudian dibalut. Dilepas keesokan harinya. * Tumor. Ambil Daun dewa 3 - 4 lembar, kemudian dimakan mentah atau dilalap. * Menghilangkan bekuan darah di pembuluh darah sehingga mencegah dan mengobati stroke dan serangan jantung. Umbi daun dewa segar sekitar 10 gram ditumbuk halus, tambahkan air setengah gelas, saring, peras, minum, setiap sore. Atau, daun 2-4 lembar untuk lalap (tiga kalisehari). * Batu kandung kemih. Ambil 15 gram daun dewa ditumbuk halus, tambahkan air segelas, saring, peras, minum tiga kali sehari. 28) Umbinya dapat menghilangkan pembekuan darah di pembuluh darah, sehingga memungkinkan sebagai obat stroke dan jantung koroner. Selain itu umbinya berkhasiat untuk mengatasi bengkak karena memar, tulang patah, perdarahan sehabis melahirkan, dan sakit jantung. 29) Daunnya berguna untuk luka pukul, melancarkan sirkulasi darah, menghentikan perdarahan, pembengkakan payudara, infeksi kerongkongan, terlambat datang bulan dan digigit binatang berbisa. 30) Dln PRIMA SAUDA PLUS RACIKAN RAHASIA DAN TEPAT HABBATUSSAUDA + TEMULAWAK + SAMBILOTO + UMBI DAUN DEWA INSYA ALLAH SEGALA MACAM PENYAKIT BISA DIOBATI. AMIN. HABBATUSSAUDA OBAT SEGALA MACAM PENYAKIT KECUALI KEMATIAN (HR. BUKHARI - MUSLIM) MADU OBAT YANG MENYEMBUHKAN BAGI MANUSIA (QS: AN-NAHL: 69) KONSULTASI DAN PEMESANAN HUB BIN MUHSIN DI HP: 085227044550
TANAMAN JATI BELANDA
TANAMAN CIPLUKAN ( Physallis Peruviana L)
Tanaman Ciplukan merupakan tumbuhan semak semusim. Tumbuh di tanah-tanah kosong yang tidak terlalu becek, pinggir selokan, pinggir kebun,dan sawah. Ciplukan desebut physallis peruviana L. termasuk dalam famili tumbuhan Solanaceae. Nama daerahnya keceplokan,nyornyoran atau cecenet. Sifat tumbuhan ini analgetik (penghilang rasa sakit) peluruh air kencing (diuretic),menetralkan racun, meredakan batuk,mengaktifkan fungsi kelenjar-kelenjar tubuh dan anti tumor.
Kandungan dan Manfaat tumbuhan mempunyai kandungan kimia yang sudah diketahui berupa Chlorogenik acid, asam citrun dan fisalin,flavonoid, saponin,polifenol. Buah mengandung asam malat, alkaloid,tannin,kriptoxantin, vitamin C dan gula. Biji mengandung elaidic acid.
Berdasarkan penelitian dan pengalaman di berbagai daerah dan negara, ciplukan dapat digunakan untuk mengobati penyakit influenza, sakit tenggorokan,batuk rejan, bronchitis,gondongan, pembengkakan buah pelir, diabetes militus,sakit paru,paru, dan pembengkakan prostat.
Reff: arsip reza florist n herbal
TANAMAN JATI BELANDA (Guazauma Ulmifolia )
Merupakan tanaman obat yang berfungsi menguruskan badan atau menurunkan berat badan. Jati Belanda ( Guazauma Ulmifolia ) berasal dari Amerika. Dipulau jawa tumbuhan ini tumbuh liar. Nama lain jati belanda adalah jati londo asing guasima (Mexico),Bastard cedar (Inggris).
Kandungan dan Manfaat Jati Belanda adalah mengandung kafein,sterol dan amsa fenolat. Tanin dan musilago yang terdapat dalam jati belanda mengendapkan mukosa protein yang ada di dalam permukaan intestin (usus halus). Sehingga mengurangi penyerapan makanan. Obesitas dapat terhambat. Menurut penelitian Jati Belanda berfunsi untuk menurunkan kadar kolesterol ( Monica 2000, dalam suharmiati dan herti, 2003). Daun jati belanda berkhasiat sebagai obat pelangsing tubuh dan bijinya sebagai obat mencret,obat penyakit cacing,kaki gajah, menciutkan urat darah. Pemakaian jati belanda dalam jangka panjang tidak mempengaruhi fungsi lever atau hati. Tanaman lain yang berfungsi menurunkan berat badan, melarutkan lemak, anti diare,astringen antara lain Kemuning (Murraya Paniculata) dan Kunci Pepet ( Kaempferia Agustifolia)
Reff: arsip reza florist n herbal
Temu Putih ( Curcuma Zedoaria Rosc.)
Apa itu Temu Putih?
Temu Putih (Curcuma Zedoaria Rosc.) merupakan tanaman obat yang sudah dikenal,dan akhir-akhir ini menurut pengalaman dan penelitian para ahli dan ternyata sangat bermanfaat sebagai makanan/suplemen pendamping pada pengobatan kanker atau tumor.
Bagaimana cara kerja Temu Putih ?
Komponen utama Rimpang Temu Putih adalah Zedoarin, kurdiaona dan kurkumol. Zat-zat tersebut ternyata bersifat anti neoplastik, (merusak pembentukan ribosoma pada sel-sel dan jaringan liar) dengan cara meningkatkan pembentukan jaringan fibroblas di sekeliling jaringan tumor/kanker, lalu membentuk lapisan limposit dalam sel-sel/jaringan tumor/kamnker dan membungkusnya, sehingga sel-sel/jaringan-jaringan tersebut tidak dapat berkembang, dan memudahkan untuk mengobati penyakit tersebut.
Bagaimana Cara mengkonsumsi Zedora Ixora (Temu Putih) Kapsul.
1.Bagi penderita kanker atau tumor, dianjurkan makan 3x1-2 kapsul, atau sesuai petunjuk dokter/herbalis
2.Bagi mereka yang baru diduga mengidap kanker/tumor. Atau mereka yang sudah sembuh dari penyakit-penyakitnya tersebut dianjurkan mengkonsumsi 1 kapsul/hari.
Catatan : jangan sekali-kali meninggalkan pengobatan dokter, Zedora hanya sebagai suplemen pengobatan dengan tujuan mempercepat penyembuhan
Temu Putih (Curcuma Zedoaria Rosc.) merupakan tanaman obat yang sudah dikenal,dan akhir-akhir ini menurut pengalaman dan penelitian para ahli dan ternyata sangat bermanfaat sebagai makanan/suplemen pendamping pada pengobatan kanker atau tumor.
Bagaimana cara kerja Temu Putih ?
Komponen utama Rimpang Temu Putih adalah Zedoarin, kurdiaona dan kurkumol. Zat-zat tersebut ternyata bersifat anti neoplastik, (merusak pembentukan ribosoma pada sel-sel dan jaringan liar) dengan cara meningkatkan pembentukan jaringan fibroblas di sekeliling jaringan tumor/kanker, lalu membentuk lapisan limposit dalam sel-sel/jaringan tumor/kamnker dan membungkusnya, sehingga sel-sel/jaringan-jaringan tersebut tidak dapat berkembang, dan memudahkan untuk mengobati penyakit tersebut.
Bagaimana Cara mengkonsumsi Zedora Ixora (Temu Putih) Kapsul.
1.Bagi penderita kanker atau tumor, dianjurkan makan 3x1-2 kapsul, atau sesuai petunjuk dokter/herbalis
2.Bagi mereka yang baru diduga mengidap kanker/tumor. Atau mereka yang sudah sembuh dari penyakit-penyakitnya tersebut dianjurkan mengkonsumsi 1 kapsul/hari.
Catatan : jangan sekali-kali meninggalkan pengobatan dokter, Zedora hanya sebagai suplemen pengobatan dengan tujuan mempercepat penyembuhan
Temu Putih ( Curcuma Zedoaria Rosc.)
Apa itu Temu Putih?
Temu Putih (Curcuma Zedoaria Rosc.) merupakan tanaman obat yang sudah dikenal,dan akhir-akhir ini menurut pengalaman dan penelitian para ahli dan ternyata sangat bermanfaat sebagai makanan/suplemen pendamping pada pengobatan kanker atau tumor.
Bagaimana cara kerja Temu Putih ?
Komponen utama Rimpang Temu Putih adalah Zedoarin, kurdiaona dan kurkumol. Zat-zat tersebut ternyata bersifat anti neoplastik, (merusak pembentukan ribosoma pada sel-sel dan jaringan liar) dengan cara meningkatkan pembentukan jaringan fibroblas di sekeliling jaringan tumor/kanker, lalu membentuk lapisan limposit dalam sel-sel/jaringan tumor/kamnker dan membungkusnya, sehingga sel-sel/jaringan-jaringan tersebut tidak dapat berkembang, dan memudahkan untuk mengobati penyakit tersebut.
Bagaimana Cara mengkonsumsi Zedora Ixora (Temu Putih) Kapsul.
1.Bagi penderita kanker atau tumor, dianjurkan makan 3x1-2 kapsul, atau sesuai petunjuk dokter/herbalis
2.Bagi mereka yang baru diduga mengidap kanker/tumor. Atau mereka yang sudah sembuh dari penyakit-penyakitnya tersebut dianjurkan mengkonsumsi 1 kapsul/hari.
Catatan : jangan sekali-kali meninggalkan pengobatan dokter, Zedora hanya sebagai suplemen pengobatan dengan tujuan mempercepat penyembuhan.
Peringatan/Kontra Indikasi/Efek samping
Seperti hanya zat alami yang lain yang digunakan untuk membantu penyembuhan kanker/tumor, kapsul Zedora (Temu Putih) juga tidak dianjurkan bagi ibu-ibu yang sedang hamil. Hal ini untuk menghindarkan klaim-klaim yang tidak jelas penyebabnya
Temu Putih (Curcuma Zedoaria Rosc.) merupakan tanaman obat yang sudah dikenal,dan akhir-akhir ini menurut pengalaman dan penelitian para ahli dan ternyata sangat bermanfaat sebagai makanan/suplemen pendamping pada pengobatan kanker atau tumor.
Bagaimana cara kerja Temu Putih ?
Komponen utama Rimpang Temu Putih adalah Zedoarin, kurdiaona dan kurkumol. Zat-zat tersebut ternyata bersifat anti neoplastik, (merusak pembentukan ribosoma pada sel-sel dan jaringan liar) dengan cara meningkatkan pembentukan jaringan fibroblas di sekeliling jaringan tumor/kanker, lalu membentuk lapisan limposit dalam sel-sel/jaringan tumor/kamnker dan membungkusnya, sehingga sel-sel/jaringan-jaringan tersebut tidak dapat berkembang, dan memudahkan untuk mengobati penyakit tersebut.
Bagaimana Cara mengkonsumsi Zedora Ixora (Temu Putih) Kapsul.
1.Bagi penderita kanker atau tumor, dianjurkan makan 3x1-2 kapsul, atau sesuai petunjuk dokter/herbalis
2.Bagi mereka yang baru diduga mengidap kanker/tumor. Atau mereka yang sudah sembuh dari penyakit-penyakitnya tersebut dianjurkan mengkonsumsi 1 kapsul/hari.
Catatan : jangan sekali-kali meninggalkan pengobatan dokter, Zedora hanya sebagai suplemen pengobatan dengan tujuan mempercepat penyembuhan.
Peringatan/Kontra Indikasi/Efek samping
Seperti hanya zat alami yang lain yang digunakan untuk membantu penyembuhan kanker/tumor, kapsul Zedora (Temu Putih) juga tidak dianjurkan bagi ibu-ibu yang sedang hamil. Hal ini untuk menghindarkan klaim-klaim yang tidak jelas penyebabnya
Khasiat Sambung Nyawa
Sambung nyawa jdigunakan dalam upaya penyembuhan penyakit ginjal, disentri, infeksi kerongkongan, di samping itu digunakan pada upaya menghentikan perdarahan, mengatasi tidak datang haid dan gigitan binatang berbisa. Sedangkan umbinya untuk menghilangkan bekuan darah (haematom), pembengkakan, patah tulang, dan perdarahan setelah melahirkan.
KEGUNAAN DI MASYARAKAT
Batang tanaman Sambung nyawa sering digunakan untuk menurunkan demam. Sambung nyawa juga digunakan dalam upaya penyembuhan penyakit ginjal, disentri, infeksi kerongkongan, di samping itu digunakan pada upaya menghentikan perdarahan, mengatasi tidak datang haid dan gigitan binatang berbisa.
Umbi untuk menghilangkan bekuan darah (haematom), pembengkakan, patah tulang, dan perdarahan setelah melahirkan.
CARA PEMAKAIAN DI MASYARAKAT
Untuk mengatasi gigitan ular / serangga digunakan daun dan umbi tumbuhan Sambung nyawa 1 batang, kunyit sebesar telur ayam 1 biji. Kunyit dikupas, dicuci kemudian ditumbuk bersama bahan lain hingga lembut. Tempelkan pada luka dan dibalut dengan air bersih.
Untuk mengatasi muntah darah / perdarahan rahim digunakan pohon Sambung nyawa dan umbinya 1 batang, kunyit 1 jari, kayu secang (tua) yang telah diserut 1/4 genggam. Kunyit dikupas, diiris tipis, kemudian direbus bersama bahan lainnya dengan air 2 gelas hingga tinggal 1 1/2 gelas. Angkat dan saring, diminum 2 kali sehari ½ gelas.
Untuk penyembuhan bisul digunakan daun Sambung nyawa segar 8 gram dicuci, ditumbuk sampai lumat. Kemudian ditempelkan pada bisul.
Daun dewa dan sambung nyawa termasuk tanaman liar yang banyak dijumpai di pekarangan. Meskipun demikian, masih banyak yang belum mengenal tanaman ini, baik fisik maupun manfaatnya. Tanaman yang masih satu marga ini ternyata menyimpan berjuta potensi bagai kesehatan tubuh. Buku ini menyingkap aneka cara memanfaatkan daun dewa dan sambung nyawa untuk menaklukkan berbagai penyakit, termasuk cara budi dayanya.
Sambung nyawa jdigunakan dalam upaya penyembuhan penyakit ginjal, disentri, infeksi kerongkongan, di samping itu digunakan pada upaya menghentikan perdarahan, mengatasi tidak datang haid dan gigitan binatang berbisa. Sedangkan umbinya untuk menghilangkan bekuan darah (haematom), pembengkakan, patah tulang, dan perdarahan setelah melahirkan.
KEGUNAAN DI MASYARAKAT
Batang tanaman Sambung nyawa sering digunakan untuk menurunkan demam. Sambung nyawa juga digunakan dalam upaya penyembuhan penyakit ginjal, disentri, infeksi kerongkongan, di samping itu digunakan pada upaya menghentikan perdarahan, mengatasi tidak datang haid dan gigitan binatang berbisa.
Umbi untuk menghilangkan bekuan darah (haematom), pembengkakan, patah tulang, dan perdarahan setelah melahirkan.
CARA PEMAKAIAN DI MASYARAKAT
Untuk mengatasi gigitan ular / serangga digunakan daun dan umbi tumbuhan Sambung nyawa 1 batang, kunyit sebesar telur ayam 1 biji. Kunyit dikupas, dicuci kemudian ditumbuk bersama bahan lain hingga lembut. Tempelkan pada luka dan dibalut dengan air bersih.
Untuk mengatasi muntah darah / perdarahan rahim digunakan pohon Sambung nyawa dan umbinya 1 batang, kunyit 1 jari, kayu secang (tua) yang telah diserut 1/4 genggam. Kunyit dikupas, diiris tipis, kemudian direbus bersama bahan lainnya dengan air 2 gelas hingga tinggal 1 1/2 gelas. Angkat dan saring, diminum 2 kali sehari ½ gelas.
Untuk penyembuhan bisul digunakan daun Sambung nyawa segar 8 gram dicuci, ditumbuk sampai lumat. Kemudian ditempelkan pada bisul.
Daun dewa dan sambung nyawa termasuk tanaman liar yang banyak dijumpai di pekarangan. Meskipun demikian, masih banyak yang belum mengenal tanaman ini, baik fisik maupun manfaatnya. Tanaman yang masih satu marga ini ternyata menyimpan berjuta potensi bagai kesehatan tubuh. Buku ini menyingkap aneka cara memanfaatkan daun dewa dan sambung nyawa untuk menaklukkan berbagai penyakit, termasuk cara budi dayanya.
ILER
Iler( Coleus atropurpureus L. )
Tanaman ini biasa juga di sebut dengan istilah Miana, Jawer Kotok, Kentangan, Ati-ati. Yang berkhasiat untuk pengobatan adalah bagian daunnya yang berwarna merah kehitaman. Sedang iler yang daunnya berwarna-warni tidak berkhasiat untuk pengobatan,sekedar untuk tanaman hias saja.
Bentuk daun iler ini bulat meruncing di ujungnya dan di bagian tepinya bergerigi. Tanaman semak ini bisa setinggi orang dewasa. Batangnya segi empat dan lunak sehingga gampang patah. Batang yang patah itu bisa di tancapkan untuk memperoleh tanaman iler yang baru lagi.
Kandungan dan Manfaat Iler.
Daun iler mengandung minyak atsiri antara lain karvakrol yang bersifat antibiotik, eugenol bersifat menghilangkan nyeri, etil salisilat menghambat iritasi. Selain itu iler juga mengandung sedikit lendir.
Khasiat iler untuk pengobatan.
Sakit Mata Merah
Untuk obat minum : 5 helai daun iler di cuci dan di rebus dengan segelas air sampai tinggal setengah. Minum sekali habis.
Untuk obat tempel : Daun iler dicuci bersih, agak diremukkan dengan tangan tapi jangan sampai hancur. Lalu tempelkan ke mata yang sakit.
Luka maupun Borok
Beberapa helai daun iler di cuci bersih kemudian di remas-remas sampai mengeluarkan cairan. Tempelkan kebagian tubuh yang luka atau terkena borok-borok. Ganti tiga kali sehari.
Sembelit
5 helai daun iler di cuci dan direbus dengan segelas air sampai air tinggal setengah. Saring dan campurkan satu sendok makan minyak kacang. Di minum sekaligus.
Pule Pandak
(Rauvolfia serpentine [L.] Bentham ex. Ku)
Sinonim :
= Ophioxylon obversum, Mq. = 0. serpentinwn, Linn. = O. trifoliatum, Gaertn. = Hunteria sundana, Mq.
Familia :
Apoeynaceae
Uraian :
Pule pandak kadang ditemukan di pekarangan rumah sebagai tanaman hias, namun lebih sering tumbuh liar di ladang, hutan jati, atau tempat lainnya sampai ketinggian 1.000 m dpl. Perdu tegak, tahunan, tinggi mencapai 1 m, bergetah, batang silindris, percabangan warna cokelat abu-abu, mengeluarkan cairan jernih bila dipatahkan. Daun tunggal, bertangkai pendek, duduk berkarang atau berhadapan bersilang, bentuk taji atau bulat telur memanjang, ujung runcing, pangkal menyempit, tepi rata, pertulangan menyirip, panjang 3 - 20 ern, lebar 2 - 9 cm, permukaan atas hijau, permukaan bawah warnanya lebih muda. Perbungaan majemuk, bentuk payung yang keluar dari ujung tangkai, mahkota bunga warnanya merah. Buahnya buah batu, bulat telur, masih muda hijau bila masak warnanya hitam, berbiji satu. Akar panjang dan besar. Akar keringnya disebut Rauwolfia Serpentina.
PULE PANDAK
(Jawa). akar tikus (Sumatera).; Yin tu luo fu mu (China). serpent wood, serpentine (Inggris).; Chandrika chhota chand, sarpaganh (India, Pakistan).;
Penyakit Yang Dapat Diobati :
Tekanan darah tinggi (hipertensi), sakit kepala, vertigo, diare,; Sakit tenggorokan, sakit pinggang, sakit perut pada disentri, ; Muntah, Malaria, influenza, radang kandung empedu, bisul,; Hepatitis akut, susah tidur (insomnia), gangguan jiwa (mania), ; Kurang napsu makan, hiperfungsi kelenjar gondok (hipertiroid),; kudis (skabies), biduran (urtikaria), gigitan ular/kalajengking,; Luka terpukul atau terbentur (memar), hernia.;
Pemanfaatan :
BAGIAN YANG DIGUNAKAN :
Akar, batang, dan daun. Sebelum digunakan akar dicuci dan dipotong kecil-kecil lalu dijemur untuk penyimpanan.
INDIKASI :
Akar berkhasiat untuk:
- tekanan darah tinggi (hipertensi),
- sakit kepala dan rasa berputar (vertigo) pada hipertensi,
- sakit tenggorok, sakit pinggang,
- sakit perut pada disentri, diare, muntah,
- panas yang menetap, panas pada malaria, influenza,
- radang kandung empedu, hepatitis akut,
- kejang pada penyakit ayan (epilepsi),
- susah tidur (insomnia), garngguan jiwa (mania),
- kurang napsu makan, menghilangkan gejala akibat hiperfungsi
kelenjar gondok (hipertiroid) seperti berdebar, tekanan darah tinggi,
mudah tersinggung (iritabel), hiperaktif saraf simpatis, bisul, kudis
(skabies), biduran (urtikaria), dan
- gigitan ular, kalajengking dan luka akibat terpukul atau terbentur
(memar).
Batang dan daun berkhasiat untuk:
- influenza, sakit tenggorok, malaria,
- tekanan darah tinggi,
- diare, muntah karena angin,
- hernia, dan
- bisul, memar.
CARA PEMAKAIAN :
Akar, daun, atau batang sebanyak 25 - 50 g direbus, lalu minum. Untuk pemakaian luar, bahan-bahan tersebut digiling halus lalu ditempeikan ke tempat yang sakit atau direbus, airnya untuk mencuci kulit yang kudis.
CONTOH PEMAKAIAN :
1. Tekanan darah tinggi
Akar pule pandak sebanyak 50 g direbus dengan 3 gelas air sampai
tersisa 1 gelas. Setelah dingin disaring. Minumlah pagi dan sore hari,
masing-masing 1/2 gelas.
2. Sakit pinggang
Akar pule pandak sebanyak 50 g direndam dalam 1 gelas arak
selama 1 malam. Keesokan harinya diminum sekaligus, setelah
makan.
3. Sakit tenggorok
Akar pule pandak secukupnya setelah dicuci bersih lalu diiris tipis-
tipis. Bahan tersebut lalu diisap-isap dalam mulut.
4. Sakit kepala, susah tidur, pusing, demam, radang kandung empedu,
memar, digigit ular berbisa, kurang nafsu makan, dan sakit perut.
Gunakan akar pule pandak sebanyak 10 - 15 g direbus dengan 3
gelas air sampai tersisa 1 gelas. Setelah dingin disaring lalu diminum
2 kali, pagi dan sore, masing-masing 1/2 gelas.
5. Nyeri perut
Akar pule pandak dan pinang secukupnya dikunyah, airnya ditelan
dan ampasnya dibuang.
6. Demam, muntah-muntah
Akar pule pandak kering sebanyak 15 g dipotong kecil-kecil lalu
diremas-remas dalam 1 gelas air masak. Airnya ini diminum sekaligus.
7. Influenza
Daun pule pandak segar sebanyak 25 g dicuci lalu direbus dengan
3 gelas air sampai tersisa 1 gelas. Setelah dingin disaring, minum
sekaligus.
8. Digigit ular, memar
Daun pule pandak segar dicuci bersih lalu digiling halus. Bubuhkan
pada tempat yang sakit, lalu dibalut. Ganti 2 kali sehari.
9. Luka berdarah
Daun muda pule pandak segar secukupnya dicuci bersih lalu digiling
halus. Bubuhkan pada luka lalu dibalut.
10. Diare
Akar pule pandak segar sebanyak 2 g diiris tipis-tipis. Tambahkan
1/4 sendok teh garam, sambil diaduk merata. Akar ini kemudian
dikunyah dan airnya ditelan.
EFEK SAMPING :
Jarang terjadi efek samping yang berat. Penekanan sentral menimbulkan gejala sakit kepala, mimpi buruk, rasa lelah, dan tidur tak nyenyak. Pada jantung dan pembuluh darah menimbulkan gejala denyut jantung melambat, hidung tersumbat, dan kadang gagal jantung (jarang terjadi). Pada sistem pencernaan menyebabkan mulut kering, kontraksi lambung dan usus meningkat, sering buang air besar, atau diare.
CATATAN :
- Pule pandak meningkatkan keluarnya asam lambung sehingga dapat
menyebabkan perdarahan lambung.
- Penderita dengan penyakit lambung dan kondisi badan lemah jangan
minum rebusan pule pandak.
- Sudah dibuat tablet dengan nama dagang tablet Reserpin, tablet
Ancom, dan tablet Maishujing.
Komposisi :
SIFAT KIMIAWI DAN EFEK FARMAKOLOGIS : Akar bersifat pahit, dingin, dan sedikit beracun. Batang dan daun bersifat pahit, manis, dan sejuk. KANDUNGAN KIMIA : Akar mengandung 3 grup alkaloid, yang jenis dan jumlahnya tergantung dari daerah asal tumbuhnya. Grup I termasuk alkaline kuat (quarterary ammonium compound): serpentine, serpentinine, sarpagine, dan samatine. Penyerapannya jelek bila digunakan peroral (minum). Grup II (tertiary amine derivate): yohimbine, ajmaline, ajmalicine, tetraphylline, dan tetraphyllicine. Grup III termasuk alkaline lemah (secondary amities): reserpine, rescinnamine, deserpidine, raunesine, dan canescine. Reserpine berkhasiat hipotensif, ajmaline, serpentine, dan rescinnamine berkhasiat sedatif, yohimbine merangsang pembentukan testosteron yang dapat membangkitkan gairah seks
(Rauvolfia serpentine [L.] Bentham ex. Ku)
Sinonim :
= Ophioxylon obversum, Mq. = 0. serpentinwn, Linn. = O. trifoliatum, Gaertn. = Hunteria sundana, Mq.
Familia :
Apoeynaceae
Uraian :
Pule pandak kadang ditemukan di pekarangan rumah sebagai tanaman hias, namun lebih sering tumbuh liar di ladang, hutan jati, atau tempat lainnya sampai ketinggian 1.000 m dpl. Perdu tegak, tahunan, tinggi mencapai 1 m, bergetah, batang silindris, percabangan warna cokelat abu-abu, mengeluarkan cairan jernih bila dipatahkan. Daun tunggal, bertangkai pendek, duduk berkarang atau berhadapan bersilang, bentuk taji atau bulat telur memanjang, ujung runcing, pangkal menyempit, tepi rata, pertulangan menyirip, panjang 3 - 20 ern, lebar 2 - 9 cm, permukaan atas hijau, permukaan bawah warnanya lebih muda. Perbungaan majemuk, bentuk payung yang keluar dari ujung tangkai, mahkota bunga warnanya merah. Buahnya buah batu, bulat telur, masih muda hijau bila masak warnanya hitam, berbiji satu. Akar panjang dan besar. Akar keringnya disebut Rauwolfia Serpentina.
PULE PANDAK
(Jawa). akar tikus (Sumatera).; Yin tu luo fu mu (China). serpent wood, serpentine (Inggris).; Chandrika chhota chand, sarpaganh (India, Pakistan).;
Penyakit Yang Dapat Diobati :
Tekanan darah tinggi (hipertensi), sakit kepala, vertigo, diare,; Sakit tenggorokan, sakit pinggang, sakit perut pada disentri, ; Muntah, Malaria, influenza, radang kandung empedu, bisul,; Hepatitis akut, susah tidur (insomnia), gangguan jiwa (mania), ; Kurang napsu makan, hiperfungsi kelenjar gondok (hipertiroid),; kudis (skabies), biduran (urtikaria), gigitan ular/kalajengking,; Luka terpukul atau terbentur (memar), hernia.;
Pemanfaatan :
BAGIAN YANG DIGUNAKAN :
Akar, batang, dan daun. Sebelum digunakan akar dicuci dan dipotong kecil-kecil lalu dijemur untuk penyimpanan.
INDIKASI :
Akar berkhasiat untuk:
- tekanan darah tinggi (hipertensi),
- sakit kepala dan rasa berputar (vertigo) pada hipertensi,
- sakit tenggorok, sakit pinggang,
- sakit perut pada disentri, diare, muntah,
- panas yang menetap, panas pada malaria, influenza,
- radang kandung empedu, hepatitis akut,
- kejang pada penyakit ayan (epilepsi),
- susah tidur (insomnia), garngguan jiwa (mania),
- kurang napsu makan, menghilangkan gejala akibat hiperfungsi
kelenjar gondok (hipertiroid) seperti berdebar, tekanan darah tinggi,
mudah tersinggung (iritabel), hiperaktif saraf simpatis, bisul, kudis
(skabies), biduran (urtikaria), dan
- gigitan ular, kalajengking dan luka akibat terpukul atau terbentur
(memar).
Batang dan daun berkhasiat untuk:
- influenza, sakit tenggorok, malaria,
- tekanan darah tinggi,
- diare, muntah karena angin,
- hernia, dan
- bisul, memar.
CARA PEMAKAIAN :
Akar, daun, atau batang sebanyak 25 - 50 g direbus, lalu minum. Untuk pemakaian luar, bahan-bahan tersebut digiling halus lalu ditempeikan ke tempat yang sakit atau direbus, airnya untuk mencuci kulit yang kudis.
CONTOH PEMAKAIAN :
1. Tekanan darah tinggi
Akar pule pandak sebanyak 50 g direbus dengan 3 gelas air sampai
tersisa 1 gelas. Setelah dingin disaring. Minumlah pagi dan sore hari,
masing-masing 1/2 gelas.
2. Sakit pinggang
Akar pule pandak sebanyak 50 g direndam dalam 1 gelas arak
selama 1 malam. Keesokan harinya diminum sekaligus, setelah
makan.
3. Sakit tenggorok
Akar pule pandak secukupnya setelah dicuci bersih lalu diiris tipis-
tipis. Bahan tersebut lalu diisap-isap dalam mulut.
4. Sakit kepala, susah tidur, pusing, demam, radang kandung empedu,
memar, digigit ular berbisa, kurang nafsu makan, dan sakit perut.
Gunakan akar pule pandak sebanyak 10 - 15 g direbus dengan 3
gelas air sampai tersisa 1 gelas. Setelah dingin disaring lalu diminum
2 kali, pagi dan sore, masing-masing 1/2 gelas.
5. Nyeri perut
Akar pule pandak dan pinang secukupnya dikunyah, airnya ditelan
dan ampasnya dibuang.
6. Demam, muntah-muntah
Akar pule pandak kering sebanyak 15 g dipotong kecil-kecil lalu
diremas-remas dalam 1 gelas air masak. Airnya ini diminum sekaligus.
7. Influenza
Daun pule pandak segar sebanyak 25 g dicuci lalu direbus dengan
3 gelas air sampai tersisa 1 gelas. Setelah dingin disaring, minum
sekaligus.
8. Digigit ular, memar
Daun pule pandak segar dicuci bersih lalu digiling halus. Bubuhkan
pada tempat yang sakit, lalu dibalut. Ganti 2 kali sehari.
9. Luka berdarah
Daun muda pule pandak segar secukupnya dicuci bersih lalu digiling
halus. Bubuhkan pada luka lalu dibalut.
10. Diare
Akar pule pandak segar sebanyak 2 g diiris tipis-tipis. Tambahkan
1/4 sendok teh garam, sambil diaduk merata. Akar ini kemudian
dikunyah dan airnya ditelan.
EFEK SAMPING :
Jarang terjadi efek samping yang berat. Penekanan sentral menimbulkan gejala sakit kepala, mimpi buruk, rasa lelah, dan tidur tak nyenyak. Pada jantung dan pembuluh darah menimbulkan gejala denyut jantung melambat, hidung tersumbat, dan kadang gagal jantung (jarang terjadi). Pada sistem pencernaan menyebabkan mulut kering, kontraksi lambung dan usus meningkat, sering buang air besar, atau diare.
CATATAN :
- Pule pandak meningkatkan keluarnya asam lambung sehingga dapat
menyebabkan perdarahan lambung.
- Penderita dengan penyakit lambung dan kondisi badan lemah jangan
minum rebusan pule pandak.
- Sudah dibuat tablet dengan nama dagang tablet Reserpin, tablet
Ancom, dan tablet Maishujing.
Komposisi :
SIFAT KIMIAWI DAN EFEK FARMAKOLOGIS : Akar bersifat pahit, dingin, dan sedikit beracun. Batang dan daun bersifat pahit, manis, dan sejuk. KANDUNGAN KIMIA : Akar mengandung 3 grup alkaloid, yang jenis dan jumlahnya tergantung dari daerah asal tumbuhnya. Grup I termasuk alkaline kuat (quarterary ammonium compound): serpentine, serpentinine, sarpagine, dan samatine. Penyerapannya jelek bila digunakan peroral (minum). Grup II (tertiary amine derivate): yohimbine, ajmaline, ajmalicine, tetraphylline, dan tetraphyllicine. Grup III termasuk alkaline lemah (secondary amities): reserpine, rescinnamine, deserpidine, raunesine, dan canescine. Reserpine berkhasiat hipotensif, ajmaline, serpentine, dan rescinnamine berkhasiat sedatif, yohimbine merangsang pembentukan testosteron yang dapat membangkitkan gairah seks
DAUN SEMBUNG ( Blumea balsamifera)

Tumbuhan asal Nepal ini hidup di tempat terbuka sampai agak terlindung di tepi sungai dan tahan pertanian. Dapat tumbuh di tanah berpasir atau tanah yang agak basah pada ketinggian sampai 2.200 m dpl.
Perdu, tumbuh tegak, tinggi mencapai 4 m, percabangan pada ujungnya, berambut halus, bagian-bagian dari tumbuhan ini bila diremas berbau kamfer. Daun tunggal, di bagian bawah bertangkai, bagian atas merupakan daun duduk, letak berseling, terdapat 2 - 3 daun tambahan pada tangkai daunnya. Helaian daun bundar telur sampai lonjong, pangkal dan ujung runcing, tepi bergerigi atau bergigi, permukaan atas berambut agak kasar, permukaan bawah berambut rapat dan halus seperti beludu, pertulangan menyirip, panjang 8 - 40 cm, lebar 2 - 20 cm. Perbungaan majemuk bentuk malai, keluar di ujung tangkai, warnanya kuning. Buah kotak bentuk silindris, beriga 8 - 10, panjang 1 mm, berambut. Perbanyakan dengan biji atau pemisahan tunas akar.
Sifat dan Khasiat
Sembung bersifat pedas, sedikit pahit, hangat dan baunya seperti rempah. Berkhasiat sebagai antibakteri, melancarkan peredaran darah, menghilangkan bekuan darah dan pembengkakan, peluruh kentut (karminatif), peluruh keringan (diaforetik), peluruh dahak (ekspektoran), astrigen, tonikum dan obat batuk.
Kandungan Kimia
Sembung ini mengandung minyak asiri (ngai kamfer), zat bergetah (kapur barus) dan borneol, yang juga mengandung sineol, limone, asam palmitin dan myrristin, alkohol sesquiterpen, diameter khlorasetofenon, tanin, pirokatechin dan glikosida. Sedangkan ekstrak borneol didapat dari daun segar.
Bagian yang Digunakan
Daun dan akar muda dari tumbuhan yang belum berbunga, segar atau yang telah dikeringkan.
Indikasi
Daun berkhasiat mengatasi:
Perdu, tumbuh tegak, tinggi mencapai 4 m, percabangan pada ujungnya, berambut halus, bagian-bagian dari tumbuhan ini bila diremas berbau kamfer. Daun tunggal, di bagian bawah bertangkai, bagian atas merupakan daun duduk, letak berseling, terdapat 2 - 3 daun tambahan pada tangkai daunnya. Helaian daun bundar telur sampai lonjong, pangkal dan ujung runcing, tepi bergerigi atau bergigi, permukaan atas berambut agak kasar, permukaan bawah berambut rapat dan halus seperti beludu, pertulangan menyirip, panjang 8 - 40 cm, lebar 2 - 20 cm. Perbungaan majemuk bentuk malai, keluar di ujung tangkai, warnanya kuning. Buah kotak bentuk silindris, beriga 8 - 10, panjang 1 mm, berambut. Perbanyakan dengan biji atau pemisahan tunas akar.
Sifat dan Khasiat
Sembung bersifat pedas, sedikit pahit, hangat dan baunya seperti rempah. Berkhasiat sebagai antibakteri, melancarkan peredaran darah, menghilangkan bekuan darah dan pembengkakan, peluruh kentut (karminatif), peluruh keringan (diaforetik), peluruh dahak (ekspektoran), astrigen, tonikum dan obat batuk.
Kandungan Kimia
Sembung ini mengandung minyak asiri (ngai kamfer), zat bergetah (kapur barus) dan borneol, yang juga mengandung sineol, limone, asam palmitin dan myrristin, alkohol sesquiterpen, diameter khlorasetofenon, tanin, pirokatechin dan glikosida. Sedangkan ekstrak borneol didapat dari daun segar.
Bagian yang Digunakan
Daun dan akar muda dari tumbuhan yang belum berbunga, segar atau yang telah dikeringkan.
Indikasi
Daun berkhasiat mengatasi:
- Rematik sendi, persendian sakit setelah melahirkan,
- Nyeri haid, datang haid tidak teratur,
- Influenza, demam, sesak napas (asma), batuk, bronkitis,
- Perut kembung, diare, perut mulas,
- Sariawan,
- Nyeri dada akibat penyempitan pembuluh darah koroner (angina pektoris) , dan,
- Kencing manis (diabetes melitus)
Akar muda berkhasiat mengatasi:
- Darah haid berlebihan (menoragia) ,
- Kurang nafsu makan
- Sakit perut, diare, cacingan dan,
- Rematik sendi
Cara Pemakaian
Daun kering sebanyak 9 - 18 g atau daun segar sebanyak 15 - 30 g direbus, minum. Untuk pemakaian luar, daun segar direbus dan airnya dipakai untuk pengobatan wasir, memar, bisul, radang kulit bernanah dan gatal-gatal pada kulit.
Efek Farmakologis
Pemberian infus daun sembung 10% dengan takaran 5 mg/kg bb pada kelinci, setelah 1 jam terjadi penurunan kadar gula darah. Pembanding, digunakan tolbutamid (Herlina Hutajulu, Prayitno W dan Tarigan Slamet, Farmakologi FK USU dan Jurusan Farmasi FMIPA USU)
Pemberian infus 10% dan 20% daun sembung segar dengan dosis 11 ml/kg bb yang diberikan pada burung merpati jantan yang telah didemamkan, menunjukkan efek antieprik dengan mula kerja yang lebih cepat dan lama kerja yang lebih pendek dari pembanding parasetamol dosis 300 mg/kg bb (Muhammad Imbalo, Jurusan Farmasi FMIPA USU, 1981).
Contoh Pemakaian
Diare
Daun sembung segar sebanyak 1 genggam dicuci dan dipotong-potong seperlunya. Tambahkan 3 gelas air bersih lalu direbus sampai airnya tersisa 1 1/2 gelas. tambahkan madu seperlunya, lalu diminum 3 kali sehari, masing-masing 1/2 gelas.
Haid tidak teratur, Perut kembung
Daun sembung segar sebanyak 20g dicuci lalu dipotong-potong seperlunya. Rebus dengan 3 gelas air sampai tersisa 3/4 nya. Tambahkan sedikit madu, lalu diminum. Sehari 3 kali, masing-masing 3/4 gelas.
Nyeri Haid
Daun sembung segar sebanyak 5 lembar dan 5 biji kedaung yang telah dipanggang dan dihaluskan direbus dengan 2 gelas air bersih sampai tersisa separonya. Minum sekaligus setelah dingin.
Akar sembung dan seluruh tumbuhan ginjean (Leonorus sibiricus) masing-masing sebanyak 30g dicuci dan dipotong-potong seperlunya. Tambahkan gula merah secukupnya lalu direbus dengan 3 gelas air bersih sampai tersisa separonya. Setelahdingin disaring, lalu diminum 2 kali sehari @ 3/4 gelas.
Angina Pektoris
Daun sembung segar sebanyak 5 lembar dicuci lalu direbus dengan 3 gelas air bersih sampai tersisa 3/4 nya. Setelah dingin disaring lalu diminum. Sehari 3 kali @ 3/4 gelas. Lakukan setiap hari.
Rematik Sendi
Akar sembung 30 g dan daun gandarusa 60 g dicuci dan dipotong-potong seperlunya. Rebus dengan 3 gelas air bersih sampai tersisa 1 gelas. Setelah dingin disaring dan diminum 2 kali sehari, masing-masing 1/2 gelas.
Demam
Daun sembung segar sebanyak 15 g dicuci lalu direbus dengan 1 gelas air selama 15 menit. Setelah dingin disaring. Hasil saringan diminum 2 kali sama banyak pagi dan sore.
Kurang nafsu makan
Akar sembung dari tumbuhan yang belum berbunga sebanyak 30 g dicuci lalu dipotong-potong seperlunya. Seduh dengan secangkir air panas. Setelah dngin disaring, kemudian diminum sekaligus.
Catatan
Merebus daun sembung harus dalam panci tertutup, supaya minyak asirinya tidak menguap.
Sumber: Atlas Tumbuhan Obat Indonesia/Dr. Setiawan Dalimartha/Hadi
Bagi Jumadi, hidup susah adalah hal biasa. Selama lebih sepuluh tahun menjadi tukang bangunan selalu berhimpitan dengan hidup serba pas-pasan.
Suatu hari dia diajak tuan rumah yang sedang merenovasi rumah untuk mengantarkan berobat pada pengobatan cina di daerah Pedamaran Semarang. Sebut saja Bapak Mardi yang sudah 5 tahun menderita Diabetes mellitus. Pak Mardi sudah 4 kali berobat pada pengobatan cina, dan hasilnya sangat bagus.

Obat yang hanya berjumlaMANPAAT TANAMAN MAHKOTA DEWA
Mahkota dewa bisa ditemukan ditanam di pekarangan sebagai tanaman hias atau di kebun-kebun sebagai tanaman peneduh. Asal tanaman mahkota dewa masih belum diketahui. Menilik nama botaninya Phaleria papuana, banyak orang yang memperkirakan tanaman ini populasi aslinya dari tanah Papua, Irian Jaya. Di sana memang bisa ditemukan tanaman ini. Mahkota dewa tumbuh subur di tanah yang gembur dan subur pada ketinggian 10-1.200 m dpl. Perdu menahun ini tumbuh tegak dengan tinggi 1-2,5 m. Batangnya bulat, permukaannya kasar, warnanya cokelat, berkayu dan bergetah, percabangan simpodial. Daun tunggal, letaknya berhadapan, bertangkai pendek, bentuknya lanset atau jorong, ujung dan pangkal runcing, tepi rata, pertulangan menyirip, permukaan licin, warnanya hijau tua, panjang 7-10 cm, lebar 2-5 cm. Bunga keluar sepanjang tahun, letaknya tersebar di batang atau ketiak daun, bentuk tabung, berukuran kecil, berwarna putih, dan harum. Buah bentuknya bulat, diameter 3-5 cm, permukaan licin, beralur, ketika muda warnanya hijau dan merah setelah masak. Daging buah berwarna putih, berserat, dan berair. Biji bulat, keras, berwarna cokelat. Berakar tunggang dan berwarna kuning kecokelatan. Perbanyakan dengan cangkok dan bijinya.
Nama Lokal :
NAMA DAERAH Simalakama (Melayu), makutadewa, makuto mewo, makuto ratu, makuto rojo (Jawa). NAMA ASING – NAMA SIMPLISIA Phaleriae Fructus (buah mahkota dewa).
Penyakit Yang Dapat Diobati :
SIFAT DAN KHASIAT Buah berkhasiat menghilangkan gatal (antipruritus) dan antikanker. Biji berracun. EFEK FARMAKOLOGIS DAN HASIL PENELITIAN Hasil penelitian menunjukkan bahwa bioaktivitas ekstrak buah mahkota dewa dengan metode BSLT yang dilanjutkan dengan uji penapisan antikanker in vitro terhadap sel leukemia 1210, menunjukkan toksisitas yang sangat tinggi dan potensial sebagai antikanker. Identifikasi senyawa kimia aktif dalam ekstrak buah mahkota dewa didapat senyawa lignan yang termasuk dalam golongan polifenol dan senyawa syringaresinol (Dra. Vivi Lisdawati MSi, Apt., tesis S-2 di FMIPA UL Suara Pembaruan, Rabu, 9 April 2003).
Pemanfaatan :
BAGIAN YANG DIGUNAKAN Bagian tanaman yang digunakan sebagai obat adalah daun; daging dan kulit buahnya. Daun dan kulit buah bisa digunakan segar atau yang telah dikeringkan, sedangkan daging buah digunakan setelah dikeringkan. INDIKASI Kulit buah dan daging buah digunakan untuk: – disentri, – psoriasis, dan jerawat. Daun dan biji digunakan untuk pengobatan: – penyakit kulit, seperti ekzim dan gatal-gatal. CARA PEMAKAIAN Belum diketahui dosis efektif yang aman dan bermanfaat. Untuk obat yang diminum, gunakan beberapa irisan buah kering (tanpa biji). Selama beberapa hari baru dosis ditingkatkan sedikit demi sedikit, sampai dirasakan manfaatnya. Untuk penyakit berat, seperti kanker dan psoriasis, dosis pemakaian kadang harus lebih besar agar mendapat manfaat perbaikan. Perhatikan efek samping yang timbul. CONTOH PEMAKAIAN DI MASYARAKAT Disentri Rebus kulit buah mahkota dewa yang sudah dikeringkan (15 g) dengan dua gelas air sampai mendidih selama 15 menit. Setelah dingin, saring clan minum airnya sekaligus. Lakukan 2–3 kali dalam sehari. Psoriasis Belah buah mahkota dewa segar (tiga buah), bijinya dibuang, lalu iris tipis-tipis dan jemur sampai kering. Rebus simplisia ini dengan satu liter air dengan api besar. Setelah mendidih, kecilkan api dan rebus sampai airnya tersisa seperempatnya. Setelah dingin, saring dan minum airnya sehari dua kali, masing-masing separuhnya. Jika timbul gejala keracunan, turunkan dosis atau hentikan penggunaannya. Eksim, gatal-gatal Cuci daun mahkota dewa segar secukupnya, lalu giling sampai halus. Tempelkan pada bagian yang sakit, lalu balut. Ganti 2–3 kali dalam sehari. Catatan: Penggunaan tanaman obat harus berdasarkan asas manfaat dan keamanan. Jika bermanfaat untuk penyembuhan penyakit, tetapi tidak aman karena beracun, harus dipikirkan kemungkinan timbulnya keracunan akut maupun keracunan kronis yang mungkin terjadi. Bagian buah, terutama bijinya berracun. Jika buah segar dimakan langsung, bisa menyebabkan bengkak di mulut, sariawan, mabuk, kejang, sampai pingsan. Menggunakan dengan dosis berlebihan dalam waktu lama bisa menimbulkan efek samping, seperti sakit kepala kronis. Ibu hamil dilarang minum tanaman obat ini.
Komposisi :
Daun mahkota dewa mengandung antihistamin, alkaloid, saponin, dan polifenol (lignan). Kulit buah mengandung alkaloid, saponin, dan flavonoid.
MANPAAT TANAMA BRATOWALI
Brotowali Menyukai tempat panas dan terbuka , termasuk perdu, memanjat, tinggi batang sampai 2,5 m. Batang sebesar jari kelingking, berbintil-bintil rapat rasanya pahit. Daun tunggal, bertangkai, berbentuk seperti jantung atau agak budar telur berujung lancip, panjang 7 – 12 cm, lebar 5 – 10 cm.
Bunga kecil, warna hijau muda, berbentuk tandan semu. Diperbanyak dengan cara stek. Biasa ditanam sebagai tumbuhan obat.
Kandungan Kimia dan fungsi :
Alkaloid, damar lunak, pati, glikosida pikroretosid,zat pahit pikroretin, harsa, berberin dan palmatin. Akar mengandung alkaloid berberin dan kolumbin.
Antipiretikum; Tonikum; Antiperiodikum; Diuretikum; Antidiabetik
Khasiat Brotowali: sebagai penghilang sakit (Analgetik), penurun panas (antipiretik), melancarkan meridian.

PEGAGAN DAN MANFAATNYA UNTUK KECERDASAN FISIK DAN MENTAL
Pegagan atau Antanan dengan nama latin Centella Asiatica adalah tumbuhan liar yang terkenal kaya akan manfaat obat herba. Daunnya merupakan obat resmi yang telah digunakan di banyak Farmakope. Di Eropa malah telah dibuat salep dan serbuk obat luka berbahan pegagan.
Pegagan mengandung berbagai senyawa yang berkasiat obat seperti triterpenoids, karotenoids dan berbagai garam mineral dan vitamin yang bermanfaat.
Diantara manfaat pegagan adalah ia mampu memperbaiki sistem daya ingat bagi orang-orang yang mengalami kemunduran fungsi otak dan daya ingat. Ia semacam dengan Ginko Biloba bahkan lebih banyak lagi kasiatnya. Suatu penelian membuktikan bahwa Pegagan mampu meningkatkan kemampuan mental, meningkatkan IQ, dan meningkatkan kemampuan syaraf memori. Dalam ilmu farmasi ia dikenal juga sebagai Folia hidrocotyles, yang dipercaya bisa meningkatkan ketahanan tubuh, mencuci darah, dan memperlancar keluarnya air seni (diuretik). . Di cina pegagan telah ribuan tahun digunakan sebagai tonikum.Sedang di Malaysia pegagan telah lama digunakan untuk mengobati bronchitis, asma, pengeluaran getah lambung yang berlebihan (maag), keputihan, gangguan ginjal, serta radang saluran kecing.
Di timur jauh eropa pegagan digunakan untuk menyembuhkan penyakit Lepra dan TBC. Ia menyembuhkan penyakit Lepra dan TBC dengan cara mengikis zat semacam lilin yang melindungi bakteri sehingga bersamaan dengan obat akan lebih mudah untuk membasmi penyakit tersebut.
Di Sunda masyarakat biasa menggunakan pegagan sebagai lalapan bagi orang yang menderita kepikunan. Ia bersifat sebagai Brain Tonic dan karena kemampuannya ia sering disebut sebagi Makanan Otak.
Selain kasiatnya yang mampu mengembalikan kemampuan otak dan daya ingat, pegagan juga kaya akan anti oksidan.
Saya termasuk orang yang telah mengalami kemunduran daya ingat, dan saya coba mengkonsumsi pegagan dan hasilnya sungguh diluar dugaan, karena daya ingat saya mengalami peningkatan yang cukup bahkan sangat bagus. Waktu itu saya mencampur ramuan pegagan dengan mahkota dewa, jahe merah teh hijau. Dan ternyata memang hasilnya sangat menggembirakan. Silahkan coba.
















Tidak ada komentar:
Posting Komentar